judul gambar
judul gambar

Tersangka Pencuri Mobil Pickup L300 di Sunggal Ternyata Pasutri

Medan | IndonesiaDetik.Com – Memang edan zaman sekarang ini, pasangan suami-istri (Pasutri) kompak melakukan pencurian mobil yang sedang terparkir. Namun, belum sempat menjual mobil curian, pasutri tersangka pencuri mobil di Sunggal itu keburu diciduk petugas Polsek Sunggal.

Keduanya, HS (34) dan EW (28) diciduk petugas Polsek Sunggal, Senin (21/6/2021) sekitar pukul 17.30 WIB, saat hendak berupa kabur. Mereka bertempat tinggal di Komplek perumahan Padang Hijau Kecamatan Sunggal Deli Serdang.

Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak SE MH didampingi Kasi Humas Aiptu Roni Sembiring, pada Senin malam menjelaskan kronologi peristiwa tersebut.

Budiman mengatakan, penangkapan terhadap Pasutri tersebut dilakukan, setelah personilnya mendapatkan laporan dari korbannya Fauzi (40). Korban, warga Kampung Terang Bulan, Desa Muliorejo, melaporkan atas hilangnya mobil L300 miliknya, pada Jumat lalu (18/6).

Baca Juga:  Banyak Kepala Desa Di Kaur Belum Lunasi Pajak Tahun 2019.

“Pasutri ini mencuri mobil korban saat sedang parkir di Komplek perumahan Padang Hijau Kecamatan Sunggal. Karena mengetahui pemilik nya tidak berada disekitar lokasi, pasutri langsung mencurinya dan membawanya ke tempat mereka tinggal,” beber Kasi Humas Polsek Sunggal.

Lanjutnya, dari laporan korban tersebut, personil Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Budiman, langsung meresponnya dengan meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Tiba di TKP, polisi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi. Dari kerja keras dan olah TKP, pelaku berhasil diungkap dan langsung melakukan pengejaran. Sampainya di kediaman pelaku, petugas langsung melihat ke-dua pelaku yang hendak kabur, sehingga personil langsung melakukan penangkapan.

Baca Juga:  Kapolri Instruksikan Percepat Penanganan Wilayah Bencana dan Tingkatkan Pelayanan Warga Kebutuhan Khusus

“Kedua tersangka ini rupanya hendak kabur dengan mobil hasil curiannya yang juga hendak dijual mereka. Namun aksi mereka berhasil kita gagalkan. Sekarang ini ke-dua nya dan barang bukti sudah kita amankan guna pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

Pasutri tersebut terancam pidana penjara maksimal tujuh tahun atas perbuatannya tersebut.

“Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, keduanya kita persangkakan melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” pungkasnya.(Joe)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *