judul gambar

Teka Teki Dana Pembangunan MDA Sinar Pagi

MDA sinar pagi sekunyit

Bengkulu Kota, indonesiadetik.com- terkait opini berkembang, kami wartawan Indonesiadetik.com menelusuri atas pemberitaan dugaan mar-up pembangunan mda di desa sinar pagi kecamatan kaur Selatan yang sumber dananya dari APBN tahun 2020.

Sekretaris desa sinar pagi kecamatan kaur selatan saat kami temui rumah kediamannya menjelaskan:

“Bahwa RAB pertama dulu kurang pada tahap kedua ada perubahan anggaran dan perubahan melibatkan BPD, masyarakat karena waktu itu kami rapat sekalipun RAB itu sudah dibuat sedangkan pekerjanya, masyarakat ada”. Jelasnya (25/2/21).

Masih menurut sekretaris desa, beliau menambahkan :

“Pemborongnya Nasarudin dan kalau endak lebih jelas lagi, bertanya juga dengan konsultannya jongki yang tinggal di Padang kempas, pendamping desanya jasman, itulah yang nge RAB tu” tambahnya.

Baca Juga:  Tiga Nelayan Selamat Dievakuasi Lewat Laporan Call Center 110 Polres Labuhanbatu

Setelah Kami awak media mendapat penjelasan dari sekdes, kami mengkonfirmasikan kepada Nasarudin yang disebut oleh sekdes sebagai pemborong. Dari konfirmasi ini, kami menemui di rumah kediamannya di desa sinar pagi kecamatan kaur Selatan, pak Nasarudin menerangkan,

“Aku dulu sebagai kepala tukang bukan yang pengelola pekerjaan, itukan ada tim tpk pak kades sendiri, sebenarnya kalau peraturan dulu entah kalau aturan sekarang mungkin sudah berubah karena setahu saya pak kades hanya mempasilitasi. kalau saya hanya kepala tukang yang upah borongannya Rp 50.000.000,- sedangkan perubahan anggaran dilakukan saat bangunan sedang dilaksanakan dan mengenai perubahan anggaran dimusyawarahkan atau tidak saya tidak tahu tetapi perasaan saya tidak perasaan sayaaa” terangnya. (25/2/21)

Baca Juga:  PPKM Level 4 Diperpanjang, Polda Sumut Tingkatkan Operasi Yustisi

Dari penjelasan narasumber ini kami menemui pak kades sinar pagi dirumahnya, beliau menerima dengan baik kedatangan kami sekalipun saat konfirmasi cuaca kurang baik karena hujan. Pak kades menerangkan kepada kami:

“Saya belum tahu tentang berita mengenai mar-up atau penggelembungan dana pembangunan mda kami karena kami, masyarkat kami, BPD tenang-tenang saja, terangnya.(25/2/21)

Masih menurut pak kades, menambahkan:

“Kalau kami itu bukan mar-up atau penggelembungan tetapi kekurangan dana tidak sesuai dengan rab dan kami itu bukan mar-up tetapi perubahan” tambahnya.

Melalui pemberitaan ini, supaya publik tidak salah membangun opini atas dugaan mar-up perubahan anggaran pembangunan MDA Sinar Pagi, agar pihak inspektorat kaur segera untuk mengaudit.
(Yyn)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.