judul gambar

Spektakuler , 35% Petahana tumbang dalam Pilkades serentak di Musirawas

IMusi Rawas, indonesiaderik.com – 9 april 2021, Direktur Harian Indonesia Reseach Global ( IRG ) Wawan Sopiyan, M Ikom. Menyimak tentang Pilkades Serentak di 14 Kecamtan 103 desa MusiRawas 8 april 2021, agak sedikit mengelitik Melihat angka hanya 31% Petahan mampu bertahan dalam perhelatan yang baru selesai di laksanakana itu, “ya angka nya cukup spektakuler”, biasa nya petahana mampu bertahan di angka 50 % apabila memang benar melaksanakan tugas dan fungsi sebaik mungkin.

Tapi seperti nya ada barometer lain yang yang sering di lupakan oleh setiap orang yang menjabat, kita lihat hasil penelitian sebelum nya, ternyata pengaruh seorang kades lama itu untuk mengajak massa memilih nya ,hanya 10 %, mungkin faktor ketidak puasaan atau fungsi dari sebuah Kridibelitas sudah hilang. Dan memang rata rata , kades yang baru terpilih, mereka menggunakan sistem akuisi Komptemporer, yaitu melibat banyak tokoh dalam dalam proses sosialisais nya, seperti para ulama kyai atau ustad, mereka minta doa,dan lalu kepada para sesepuh pemangku adat mereka minta petua dan wejangan, dan kaum orang orang tua di desa ,sebagi kelompok yang menjaga rasa kosisten dan komitmen nya, di mana semua aitem itu menjadi barometer teruji secara skla dalam mempengaruhi.

Ada tokoh agama kyai atau ustad itu memiliki pengaruh sampai 20%, lalu pemangku adat atau kaum sepuh 15% dan para orang tua 20 %.
Dari hasil data dari setiap desa yang masuk itulah IRG melihat 31% kades petahana , itu bertahan , sisa nya 66% di dominasi kepala desa yang baru, yang mana dari berbagai profesi .

Baca Juga:  Kabag Pemerintahan Kaur Rapat Pembahasan Sembilan Desa Mekar dari Desa Induk

(Muk)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.