judul gambar

Semua Tempat Wisata di Bukittinggi “Ditutup” Mulai Hari ini Sampai Minggu Besok

Bukittinggi, Sumbar indonesiadetik.com – hari ini Jumat (12/02/2021) seluruh objek wisata di Kota Bukittinggi ditutup untuk umum guna menghindari potensi penyebaran pandemi virus corona, sebagaimana diketahui persoalan Covid-19 belum dinyatakan berakhir sementara di sejumlah daerah di Sumatera Barat aktivitas masyarakat mulai tampak berbeda, namun kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan (Prokes) masih dipertanyakan.

Terkait hal itu, Walikota Bukittinggi M.Ramlan Nurmatias tertanggal 11 Februari 2021 lalu telah mengeluarkan Instruksi bernomor 189.45 – 02 – 2021. Dalam instruksi itu disebutkan bahwa penutupan dan pengawasan terhadap seluruh objek wisata berbayar serupa Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) /Kebun Binatang, Benteng Fort De Kock, dan Taman Panorama Lubang Japang), tidak hanya itu pedistrian Jam Gadang pun menjadi bagian untuk terbebas dari keramaian dan kerumunan sehingga ditutup aksesnya bagi publik, penutupan tersebut berlangsung hingga Minggu (14/02/2021) mendatang, pelaksanaan dilakukan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora).

Baca Juga:  Unit KBR Gegana Brimob Bengkulu kembali melaksanakan Penyemprotan Disinfektan di Gereja HKBP

Penerapan kebijakan melalui Instruksi Walikota Bukittinggi ini didasari Peraturan Daerah Sumatera Barat Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sehingga diupayakan pencegahan dan penanganan pandemi virus corona.

Walikota M Ramlan Nurmatias juga instruksikan agar Satpol PP menambah kekuatan dengan diterjunkan personil pamong praja di objek wisata dan pedistrian Jam Gadang. Kemudian, Dinas Perhubungan kota Bukittinggi harus mengatur arus transportasi orang dan atau barang di kawasan objek wisata dan pedistrian Jam Gadang, serta bagi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) diminta untuk mensosialisasikan kebijakan (instruksi walikota) agar masyarakat mengetahui dan mematuhinya.

Disamping itu, Walikota Bukittinggi minta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD/Dinas), Camat dan Lurah untuk saling berkomunikasi serta berkoordinasi sehingga instruksi ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga:  Monitoring Persiapan Pencairan Sembako Ke Agen Brilink.

Instruksi Walikota Bukittinggi itu juga berbarengan dengan dukungan Polres Bukittinggi dan Kodim 0304 Agam untuk mencegah munculnya kluster baru penyebaran covid-19 di sarana publik, sehingga masyarakat atau pengunjung diminta menikmati hari libur nasional dan akhir pekan di rumah saja. Hal demikian disampaikan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, SH, S.IK, MH dan Komandan Kodim 0304 Agam Letkol Arh. Yosip Brozti Dadi, SE, M.Tr (Han).

Dukungan dua institusi tersebut jelas menjadi bukti sinergitas untuk melawan pandemi virus corona, di lapangan akan tampak dan dibuktikan bagaimana aparat kepolisian juga TNI memberikan arahan agar masyarakat mematuhi regulasi atau kebijakan yang diberlakukan, jika terbukti melanggar semestinya diberikan sanksi yang dituangkan pada peraturan terkait sebagai efek jera dan edukasi supaya publik patuh, sadar dan disiplin menerapkan 3 M, seraya meningkatkan imunitas tubuh. (Defrijon)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.