judul gambar
judul gambar

Selvi Dituntut Jaksa Penuntut Umum 2 tahun 6 Bulan, Dugaan Kasus Jual Beli Vaksin

jaksa
MEDAN SUMUT – IndonesiaDetik.Com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pidsus Kejatisu menuntut pengusaha properti di Medan Selviwaty alias Selvi selama 2 Tahun dan 6 Bulan Penjara dalam persidangan yang berlangsung secara online diruang sidang Cakra 2, pada Senin (01/11/21).

Selain itu Jaksa Penuntut Umum, Hendri Edison Sipahutar meminta majelis hakim agar menghukum terdakwa membayar denda sebesar Rp100 juta subsider 4 bulan kurungan.

Dalam nota tuntutan disebutkan, terdakwa terbukti bersalah telah memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada PNS/ASN , hal ini dr Indra selaku Kepala Klinik Pratama Rutan Tanjung Gusta dan dr Kristinus Saragih yang merupakan ASN di Dinkes Sumut dalam pelaksanaan vaksinasi berbayar.

“Terdakwa terbukti melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 64 ayat (1) KUHPidana yaitu dakwaan Kesatu,” tegas jaksa.

Baca Juga:  Lindungi Narasumber, Wartawan Subulussalam Aceh Di Intimidasi

Dalam hal ini penuntut umum menyebutkan bahwa pelaksanaan vaksinasi Covid19, bersifat gratis namun nyata ada pengutipan uang kepada peserta vaksinasi Covid-19 sebesar Rp.250 ribu setiap vaksin tahap 1 dan tahap 2 atau lengkap dengan total keseluruhan sebesar Rp.500 ribu.

Dalam persidangan, dengan yang Ketua Majelis Hakim Saut Maruli Tua Pasaribu memberikan kesempatan kepada Selvi untuk menyampaikan pembelaannya.

Pada nota pembelaan, Selvi memohon agar majelis hakim memberikan hukuman seadil-adilnya.

Menurutnya apa yang dilakukannya hanya bersifat membantu orang untuk mendapatkan Vaksinasi Covid-19. Diakui bahwa pemberian uang oleh peserta vaksinasi tidak ada paksaan kepada dirinya namun apa yang dilakukan salah, ia mohon hukuman seringan-ringan kepada dirinya.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Korupsi, Zulfinachri Ahmad Cs Segera Disidang

Sementara itu jaksa penuntut umum yang menanggapi pembelaan terdakwa menyatakan tetap pada tuntutannya.

Kemudian majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dalam agenda pembacaan putusan bersama tim pengacara beserta jaksa.(Silaen)

Sumber : Tim Korwil IDC Sumut

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *