judul gambar
judul gambar

Satpol PP, TNI dan Polri Gelar Oprasi Tribun, Sita Miras dan amankan Pasangan Yang Bukan Muhrim

Bengkulu Manna, indonesiadetik.com-Salah satu upaya untuk menjaga ketertiban umum dan memutus penyebaran penularan virus corona, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) yang langsung dipimpin oleh Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar BS Erwin Mucksin bersama ganungan TNI Polri melaksanakan razia tribun dibeberapa lokasi Pasar Manna, Kota Manna dan Sekitarnya Rabu malam,(25/08/21).

Ketika di konfirmasi Kadis Satpol PP Damkar BS melalui Plt.Kabid Penegak Ujang Musdianto SH membenarkan, dan mengatakan bahwah tujuan dari pada kegiatan tersebut adalah sebagai upaya agar tercipta ketertiban umum di masyarakat Bengkulu Selatan.

“Dalam pelaksanaan razia ini, kami berharap terciptanya ketertiban umum di masyarakat apa lagi sekarang sedang masa pandemi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Silaturahmi GCSI Gemini Club Sumatera Indonesia melaksanakan Halal Bihalal IDUL FITRI 1442 H di Medan

Dalam oprasi razia yang di back up oleh Polres BS dan Kodim 0408 Gamas BS-Kaur itu, pihaknya mengamankan 34 remaja terdiri dari 13 perempuan 21 laki-laki. Juga pihaknya menyita minuman keras dan puluhan liter minuman tuak disalah satu warem kawasan Kecamatan Pasar Manna.

”Atas adanya laporan dari masyarakat, beberapa pasangan bukan muhrim yang diduga mesum kami temukan di dalam kos-kosan dan penginapan, razia ini akan dilaksanakan rutin dan kami berharap masyarakat menyadari dan paham pentingnya menjaga ketertiban umum, apa lagi guna mencegah penyebaran penularan covid-19 yang saat ini sedang melanda,” kata Ujang Musdianto SH.

Sementara itu, Kabid Trantibum Satpol PP BS Suhirdin menambahkan bahwah pihaknya akan selalu siap bertugas demi terciptanya ketertiban umum di Kabupaten BS.

Baca Juga:  Nagari Pasia Laweh Akan Didaulat Menjadi Nagari Konstitusi Pertama di Pulau Sumatra oleh Mahkamah Konstitusi

” Kami dari Satpol PP siap bertugas demi terciptanya kondisi yang aman, nyaman, damai dan sehat di Kabupaten BS, Tentunya kami tidak bekerja sendiri, namun bersama instansi  lainnya,” tegas Suhirdin.

Setelah di berikan pembinaan, ke 34 remaja tersebut di suruh menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban umum dan kemudian dikembalikan kepada keluarganya masing-masing.(Lidya)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *