judul gambar
judul gambar

Reses Anggota DPRD DS Soroti Pembangunan Lapas Pancur Batu Tidak Memiliki Plang Proyek

Pancur Batu Sumut – IndonesiaDetik.Com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deliserdang Dapil IV Abdul Hakim Keliat,SH adakan kegiatan Kunjungan Kerja Masa reses Tahap III Tahun 2021 di Dusun II Kampung Keling Desa Tengah Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deliserdang Propinsi Sumatera Utara Minggu (26/09/2021) sekira pukul 15.40 wib s/d selesai. Seyogianya kunjungan kerja reses ini tanggal 20 s/d 25 September 2021 namun karena permintaan warga acara tersebut diundur kehari minggu tanggal 26 September 2021

Adapun acara kunjungan kerja reses ke III Anggota DPRD Deliserdang Abdul Hakim Keliat,SH dari Fraksi Demokrat ini didampingi oleh Kepala Desa Tengah Eben Nezer,SH, Anggota BPD Desa Tengah dan tokoh tokoh masyarakat yang berjalan aman tertib dan terkendali.

Abdul Hakim Keliat,SH dari Komisi II Bidang Ekonomi DPRD Deliserdang ini melakukan reses, langsung menerima keluhan dan unek-unek serta aspirasi yang ada di tengah tengah masyarakat Desa Tengah Kecamatan Pancur Batu.

Baca Juga:  Asah Kemampuan, Anggota Kodim 1013/Mtw Latihan Menembak

Dalam sambutannya Abdul Hakim Keliat,SH soroti dan terkejut atas pembangunan Lapas kelas II Pancur Batu karena tidak melihat dan memiliki papan merek atau plang sehingga diduga dan diragukan pembangunan tersebut tidak memiliki izin. Hal ini sungguh merugikan PAD Kabupaten Deliserdang, ini nantinya akan kita pertanyakan ke instansi terkait.

Lebih lanjut dikatakan Hakim bahwasanya persoalan jalan ini telah dibicarakan dengan Kalapas dan Camat Pancur Batu untuk mengambil solusi terhadap akses jalan masyarakat tersebut. Dan hal Ini juga secepatnya akan kita bawa ke Dewan dan mempertanyakan kembali kepada Camat Pancur Batu untuk memfasilitasinya agar tidak menjadi polemik tegasnya mengakhiri.

Sebelumnya warga Dusun II Kampung Keling Desa Tengah ini resah atas pembangunan gedung Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pancur Batu yang menutup akses jalan kerumah rumah penduduk yang ada di Dusun II Kampung Keling Desa Tengah.

Baca Juga:  POLRES BATU BARA : HUT TNI Ke-76 Silaturahmi Di Mako Yonif 126/KC, Dalam Visi Bersatu, Berjuang, “Kita Pasti Menang”

Dimana penutupan jalan dengan alasan pembangunan gedung Lapas ini tanpa ada musyawarah dengan warga setempat maupun dengan pihak Pemerintahan Desa tengah dan Muspika Kecamatan Pancur Batu.

Seperti yang dikatakan oleh Amir Sembiring Kordinator warga Kampung Keling bahwasanya jalan belakang yang ditutup lapas Kelas II Pancur Batu ini merupakan jalan satu satunya ke kampung Keling.

Hal yang sama dikatakan Jendakam Br Sinuraya dari generasi tua dan Jumparas Br Sinuhaji dari generasi muda mengharap kepada anggota DPRD Deliserdang Abdul Hakim Keliat,SH agar dapat memfasilitasi jalan kerumahnya mereka dapat dibuka.

Jangan karena orang tinggi kami masyarakat orang bawah dengan seenaknya serta semena mena pihak lapas tanpa peduli atas akses jalan tersebut.

Baca Juga:  Kelompok Siaga Bencana (KSB) Agam di kukuh kan oleh wakil Bupati Agam periode 2021-2024

Sementara Sitanggang mantan pegawai lapas Pancur Batu mengatakan bahwa dirinya menjadi pegawai penjara Pancur Batu sejak dari Tahun 1981, dimana akses jalan kekampung Keling ini sudah ada sejak dulu, kenapa sekarang tiba tiba ditutup. Kita mendukung pembangunan Pemerintah tapi jangan merugikan masyarakat tegas Sitanggang yang juga anggota BPD Desa Tengah sambil menyampaikan persoalan pribadinya tentang uang ganti rugi perpindahan rumah dinas dari Lapas Kelas II Pancur Batu belum diterima. Sementara orang lain sudah menerima.

Sedangkan Kepala Desa Tengah Eben Nezer, SH mengucapkan banyak terima kasih kepada Abdul Hakim Keliat,SH yang telah banyak membantu warganya terutama masalah jalan ke kampung keling tersebut. Harapannya bersama warga agar perjuangan terus dilanjutkan dan bermohon tetap mendapat dampingan dari anggota Dewan tersebut.(Rahma)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *