judul gambar
judul gambar

Proyek Rehab PUSTU Ngadirejo Tutur Diduga Tidak Sesuai Bestek/Gambar Bestek

Pasuruan_Jawa Timur – IndonesiaDetik.Com – Pekerjaan Kontruksi Rehab Gedung PUSTU di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, dinilai bobrok curat marut menjadi sorotan publik.

Pasalnya proyek senilai Rp198.293.000,- dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, tersebut diduga dikerjakan asal-asalan tidak sesuai bestek dan gambar bestek terlihat jelas pasangan galfalum yang penceng tidak lurus sehingga genteng bergelombang dan fisik bangunan tembok juga ngulet alias melintir.

Hal itu disampaikan oleh Huda, selaku salah satu pegiat kontrol sosial Lsm Suropati, saat bersama Ali dan Mulyadi, serta awak media datang kelokasi Sabtu (18/9/2021) guna kelarifikasi dan chek and richeck pekerjaan tersebut, sesuwai keterbukaan informasi publik.

Menurut Huda, pekerjaan rehab gedung puskesmas pembantu oleh CV SUSANT tersebut, amburadul tidak sesuwai standart operasional prosedur, terkesan dikerjakan asal – asalan dan diduga tidak sesuai bestek atau gambar bestek, hal itu karena selain faktor pekerja tidak profesional juga lemahnya pengawasan dari pihak pelaksana atau konsultan pengawas maupun dinas terkait.

Baca Juga:  Camat Air Dikit Respon Warga Sari Makmur Terinfeksi Covid 19

“Jelas dugaan kami ini dikerjakan tidak sesuai bestek atau gambar besteknya. Lantas apa fungsi dari konsultan pengawas, bagaimana PPK, jika tidak tau garapan seperti ini,” Tandas Huda.

Adapun pengertian bestek dalam sebuah proyek bangunan dijelaskan olehnya, merupakan peraturan dan syarat pelaksanaan pekerjaan bangunan atau proyek. Arti luasnya bestek adalah peraturan mengikat, diuraikan sedemikian rupa, terinci, jelas dan mudah dipahami, meliputi peraturan umum, peraturan teknis pelaksanaan dan administrasi

Sementara gambar bestek uraian gambar pra rencana, serta gambar detail dasar dengan skala yang lebih besar, terdiri atas lampiran dari uraian syarat-syarat pekerjaan seperti, gambar Situasi, denah, potongan, perspektif, rencana atap, detail konstruksi dan gambar pelengkap.

Baca Juga:  Giat Ops Lilin Semeru. SatLantas Polresta Pasuruan, Bagikan Masker dan Sosialisasi Prokes

“Bestek dan gambar bestek merupakan kunci pokok (tolak ukur) baik dalam menentukan kualitas dan scope of work maupun dalam menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya) proyek,” Jelas Huda detail.

Perlu diketahui proyek tersebut saat ini masih dalam pelaksanaan yang dikerjakan oleh CV. SUSANT dan konsultan pengawas CV. ORION JAYA dengan No. Kontrak PPK3/2.212/424.072/2021, lama pekerjaan 90 Hari Kalender.

“Sejak awal saya tahu kalau pemasangan galfalum dan tembok menceng. Tapi beberapa kali saya kelokasi untuk klarifikasi, tidak pernah sekalipun saya ketemu dengan pelaksana atau pengawas yang bisa dimintai klarifikasi,” Tegas Huda.

Huda menegaskan jika penemuan ini akan dikoordinasikan dengan Ketua, agar ditindak lanjuti dengan mengirimkan surat resmi kepada dinas terkait terutama PPK. Dan pihaknya selaku kontrol sosial akan terus mengawal temuan tersebut sampai dilakukan sidak atau pengecekan langsung oleh pihak terkait, dan bila benar ada lalai atau kesalahan agar diberi sangsi tegas jika perlu dibongkar.

Baca Juga:  Tahun Depan Polman Babel Buka Kampus di Beltim

“Sudah saya agendakan klarifikasi dengan Ibu Dinar, (PPK). Dan juga Lembaga segera menyurati dinas Senin kita menghadap. Untuk terkait legalitas Konsultan Pengawas yang tertulis dipapan itu juga patut di pertanyakan. Jangan sampai itu ternyata hanya asal dipajang, jelas ini pelanggaran besar,” Pungkasnya (sofi)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *