judul gambar
judul gambar

Praktisi Hukum Minta Aparat Penegak Hukum Tangkap Bandar Judi

praktisi
Sumatera Utara | IndonesiaDetik.Com – Praktisi Hukum Maripatua Purba, SH angkat bicara terkait maraknya aktifitas perjudian saat ini di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), membuat berbagai pihak kecewa atas kinerja kepolisian yang diduga tidak mampu memberantas judi tersebut hingga detik ini.(25/11/21)

Praktisi Hukum di Sumatera Utara melihat secara langsung seperti contoh judi dadu, ketangkasan tembak ikan dan sabung ayam di Desa Pantai Labu Kec Beringin Kabupaten Deli Serdang Sumut, yang bebas beroperasi hingga saat ini.

Mirisnya, walaupun lokasi judi yang beromzet miliran itu perbulan pernah digerebek Polresta Deliserdang dan telah memasang garis police line, namun selang beberapa hari, sang bandar judi yang disebut sebut inisial N itu kembali membuka usaha ilegalnya tersebut. Bisa dikatakan bandar judi yang di Beringin itu sepertinya kebal hukum, dan diduga aparat kepolisian dari Polsek Beringin, Polresta Deliserdang dan Polda Sumut takut kepada sang bandar judi. Sungguh sangat merusak citra institusi para penegak hukum di negeri ini apabila hal itu benar terjadi.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Tuding Ada Deskriminatif Dalam Kasus Tambak Di Kaur

Dan terbukti, sampai saat ini usaha ilegalnya itu berjalan dengan mulus tanpa ada gangguan sedikit pun dari pihak kepolisian.

Menyakapi aktifitas judi yang meresahkan masyarakat itu, Pengamat dan Praktisi Hukum, Maripatua Purba SH angkat bicara. Ia meminta Kapolri Jenderal, Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Sumut, Irjen Panca Putra Simanjuntak untuk segera menangkap bandar judi dadu tersebut di Beringin Kabupaten Deliserdang.

“Terkait aktifitas judi tersebut di Beringin, kita minta Kapolri dan Kapolda Sumut agar segera turun tangan dan manangkap bandarnya judi itu serta menutup lokasinya,” kata Maripatua Purba SH.

Pria berdarah batak itu menyebutkan, tak ada alasan bagi pihak kepolisian untuk tidak menangkap bandar judi itu. “Karena bagi penyedia lapak judi ada pidananya demikian juga bagi pemain,” terangnya.

Baca Juga:  Terdakwa Ir. Faaz Bantah Lakukan Penghinaan Terhadap Wartawan Soegiharto Santoso

Jadi lanjutnya, jangan gara-gara keberadaan judi itu membuat citra kepolisan buruk di mata masyarakat yang sudah begitu baik selama ini dibawah kepemimpinan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selain itu, tambah Purba, negara saat ini kan sedang dilanda pandemi covid 19, harusnya bandar judi itu menghargai kinerja keras pemerintah yang sudah mati-matian dalam mencegah penyebaran virus yang mematikan tersebut selama ini.

“Untuk itu, kita juga meminta kepada Satgas Covid 19 Provinsi Sumatera Utara dan Kapolresta Deliserdang untuk segera menutup lokasi judi itu dan menangkap bandarnya,” tutupnya seraya menyampaikan kalau juga pihak kepolisian tidak mampu memberantas judi yang meresahkan masyarak itu dan menangkap bandarnya, pihaknya selaku Praktisi Hukum secara resmi akan melayangkan surat kepada Presiden Republik Indonesia dan Ketua DPR RI.(Joe)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *