judul gambar

Polri Bekerja Berdasarkan Bukti Ada Tidaknya Tindak Pidana Dan Bekerja Secara Profesional

Bengkul Kaur, indonesiadetik.com – Adanya rencana “Demo Aksi Damai” yang akan dilaksanakan Senin (28/09/2020) oleh masyarakat Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu melalui “Forum Masyarakat dan Peduli Kabupaten Kaur”, akan mendatangi dan menggelar Aksi Demo Damai ke kantor KPU Kaur, kantor BAWASLU Kaur, kantor POLRES Kaur dan kantor Kajari Kaur, hal tersebut sesuai dengan surat yang telah disampaikan oleh penanggungjawab aksi damai ” Aprin Taskan Yanto, SE.MM” dan tim kepada Polres Kaur, Minggu (27/09/2020), ungkapnya setelah mendatangi Kantor Polres Kaur.

Lebih lanjut Aprin menuturkan untuk perkiraan massa yang akan hadir sekitar 5.000 sampai 10.000 orang,”.

Adapun tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi tersebut :

  1. Meminta KPU dan Bawaslu tegak lurus dengan peraturan perundang-undangan.
  2. Meminta KPU dan Bawaslu tidak usah takut dengan intervensi dari pihak manapun, karena Forum masyarakat dan peduli Kabupaten Kaur akan mengawal, mendukung kegiatan dalam hal menegakan peraturan perundang-undangan.
  3. Meminta Kapolres dan Kejari untuk fokus menindak lanjuti  masalah korupsi yang ada di Kabupaten Kaur, diantaranya :
    a. Pengusutan dugaan Alkes.
    b. Pengusutan dugaan kasus pencetakan sawah baru.
    c. Pengusutan dugaan kasus rumah dinas bupati kaur.
    d. Pengusutan dugaan kasus pemotongan dana B.O.K di setiap puskesmas.
    e. Dana covid-19 dari APBD dan Kementerian untuk tenaga kesehatan dan beberapa dugaan kasus KKN lainnya. 
Baca Juga:  AQC Bukittinggi serahkan Bantuan Alquran kepada Karang Taruna untuk kegiatan Sunatan Massal Gratis

Secara terpisah wartawan indonesiadetik.com, mengkonfirmasi tanggapan pihak Polda Bengkulu, melalui Humas Polda Bengkulu via komunikasi WA (Minggu Sore, 27 / 09 / 2020) menanggapi aksi damai tersebut, Kabid Humas. Kombes Pol. Sudarno, S.Sos. MH, menyampaikan perihal korupsi “masalah kasus korupsi itu kan penyelesainya lama tidak seperti kasus konvensional dan Polri bekerja berdasarkan bukti ada tidaknya tindak pidana serta bekerja secara profesional”, pungkasnya. (Parizal)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.