judul gambar
judul gambar

Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Pengeroyokan Berujung Maut

polresta sidoarjo
 
Sidoarjo Jawa Timur – IndonesiaDetik.Com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo, berhasil ungkap kasus pengeroyokan berencana menewaskan 1 (satu) korban oleh gerombolan pemuda di salah satu Warung Kopi berada di Gor Delta Sidoarjo. terjadi Minggu 23 Oktober 2021.

Sumber berita didapat dari relesae Humas Polresta Sidoarjo, Selasa (26/10/2021) kejadian bermula saat korban berjumlah tiga orang yaitu inisiap HP, S dan KA berada di Warung Kopi di Kawasan Gor Sidoarjo, Minggu 23 Oktober 2021 Malam, tak lama kemudian datang tersangka inisial WPR dan V (DPO) ngopi di Warkop sebelahnya.

Kemudian korban HP dan KA menggoda pelayan Warkop sebelah tempat dimana tersangka WPR dan V ngopi, tak terima kekasihnya digoda V dibantu WPR mendatangi korban hingga terjadi cekcok dan saling dorong, situasi semakin memanas karena korban kena pengaruh miras yang habis dikonsumsinya.

Baca Juga:  Aksi Pencurian Di RT. 23 Kelurahan Sukarami Kecamatan Selebar Mengganas.

polresta sidoarjo

“Kemudian tersangka pergi. Namun tidak berselang lama, saat korban hendak pergi dari Warkop datang tersangka bersama gerombolan naik motor langsung mengeroyok korban dan dua temannya. Sebagian tersangka menghajar korban dengan tangan kosong tapi beberapa lainnya menggunakan kayu dan gitar,” Jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro

Masih Kapolresta Sidoarjo menguraikan, menurutnya ketiga korban sempat berupaya melarikan diri dan HP berhasil kabur panjat tembok Gor, namun naas kedua temannya KA da S dihadang oleh kawanan tersangka dibawa lagi masuk kedalam Gor dan dihajar habis-habisan tepatnya didepan kolam renang Gor Sidoarjo.

 

“Disitu korban kembali dihajar hingga babak belur menggunakan tangan dan kayu oleh kawanan tersangka diantaranya, WPR, ABP, dan DM, termasuk V, P dan A yang saat ini statusnya DPO. Dan KA salah satu korban meregang nyawa mesti sempat dilarikan kerumah sakit,” Urainya Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Baca Juga:  Respon Cepat Pembunuhan Sadis Kalinus Di Tangkap Polisi

Lebih lanjut ia menghimbau. “Jangan terprovokasi pada hal yang tidak bertanggung jawab, percayakan pada polisi. Kita pasti akan tangani kasus ini sesuai dengan prosedur,” Pungkasnya.

Akibat perbuatannya saat ini tersangka WPR dikenai ancaman hukuman penjara 12 tahun sesuai pasal 170 ayat 2 ke – 3e KUHP.
Sementara ABP dikenai ancaman hukuman 9 tahun penjara seperti dimaksud dalam pasal 170 ayat 2 ke – 2e KUHP dan DM ancaman hukumannya 9 tahun penjara, sebagaimana dimaksud dalam pasal 353 ayat 3 KUHP. (Sf,DL,Jf)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *