judul gambar
judul gambar

Polres Belawan Mohon Tindak Tegas!! Judi Tembak Ikan Milik Akun Menjamur di Medan Utara

polres belawan
MEDAN | IndonesiaDetik.Com – Polres Belawan mohon tindak tegas Judi di daerah Kec.Medan Belawan yang hingga kini marak sehingga tidak bisa di berantas pihak Hukum khususnya di Wilkum Polres Pelabuhan Belawan yang kini semakin menjamur khususnya di Medan Utara salah satu milik Akun etnis Cina yang tersebar di Kecamatan Medan Marelan juga termasuk di Jalan Inspeksi ada terdapat lima (5) unit meja lingkungan 36 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, pada Rabu 10/11/2021 .

Kepada Polres Belawan khususnya kami berikan informasi penting dari hasil pantauan Tim Awak media dilapangan, terdapat milik Akun yang dikabarkan sudah banyak tersebar di Medan Utara, setelah di kota Medan dan ini salah satu meja tembak ikan milik Akun yang terdapat di Medan Marelan dan ada lagi lokasi milik Akun yaitu di Jalan Perintis Kemerdekaan Depan Showroom Mobil, ada 4 unit dan di jalan Marelan Raya Psr 8 ,1 unit dan ada lagi di beberapa titik .

Baca Juga:  Khitanan Gratis dari H. Irman Bahar Ketua Badan Kehormatan DPRD

Ketika dilakukan investigasi dan dikonfirmasi Awak Media dengan salah satu warga yang berada di lingkungan 36 tersebut yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, “memang betul Bang belakangan ini kami lihat semakin banyak dan menjamur judi di Wilkum Polres Belawan dan sudah pernah di Razia namun tidak mempan, dan nyatanya hingga kini tetap buka dan bahkan tidak takut apalagi anjuran pemerintah yang melaksanakan PPKM serta Prokes kesehatan,” ucapnya.

polres belawan

Terpisah, Kasat Reskrim ketika di konfirmasi tentang keberadaan Mesin Judi Tembak Ikan pada Jumat 29/10/2021 melalui WA dianya menjawab “terima kasih info dari Bapak” dan akan kita tindak lanjuti ” ucap Kasat Reskrim Polres Belawan.

Baca Juga:  Bupati¬†Labuhanbatu Hadiri Pengukuhan DP MUI 2021 - 2026¬†

Dalam hal ini dimohon kepada pihak Aparat Penegak Hukum Polres Belawan dan instansi yang terkait agar mengambil tindakan tegas bila perlu ditutup untuk selamanya, karena sudah sangat meresahkan masyarakat apalagi bagi para ibu-ibu rumah tangga yang terkadang melihat para suami mereka menghabiskan uangnya yang seharusnya bisa dibawa pulang untuk menjadi kebutuhan keluarga mereka sehari-hari.(Tim)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *