judul gambar

Polda Jatim Ungkap Pengedar Sabu Jaringan SBY-SDA, 6 Kilo Sabu Amankan

Surabaya_Jawa Timur, indonesiadetik.com – Kurir sabu jaringan Sidoarjo – Surabaya, berhasil diringkus Ditresnarkoba Polda Jawa Timur, di daerah Kupang Gunung Timur, pada Selasa 16 Februari 2021 lalu.

Penangkapan terhadap pelaku kurir sabu berinisial IS alias J (35) warga Kupang Gunung Jaya, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan ini, berkat laporan masyarakat bahwa di wilayah putat jaya sering digunakan untuk tempat transaksi peredaran narkoba jenis sabu.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 22,81 gram sabu, yang rencananya akan dijual dengan paketan kecil. Dan diakui olehnya barang tersebut didapat dari seseorang di Porong Sidoarjo, inisial HRS yang kini ditetapkan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Baca Juga:  Rutan Kebanjiran, Wabup Janji Siap Atasi

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, saat gelar prees release dengan awak media Kamis (18/02/2021) didampingi Wadirresnarkoba AKBP Aris Supriono dan Kasubdit I Ditresnarkoba Kompol Daniel Maduri, membeberkan terkait keberhasilan anggotanya membongkar sindikat pengedar narkoba jaringan Surabaya – Sidoarjo tersebut.

“Pengungkapan pengedar narkoba jaringan Surabaya – Sidoarjo ini, berkat informasi masyarakat dan kerjasama bagus Ditresnarkoba Polda Jatim dengan Polres Mojokerto Kabupaten,” ungkap, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Tak hanya itu, menurutnya selain tersangka utama berhasil diringkus setelah dilakukan pengembangan, anggota kembali berhasil mengamankan tersangka lain yaitu ES (27) yang merupakan anak buah dari HRS (DPO).

Tersangka ES diringkus oleh Ditresnarkoba Polda Jatim, disebuah rumah kontrakan di Jl. Raya Suko, Desa Legok Suko, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, adalah warga Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga:  Sekda Bener Meriah Kembalikan Mahasiswa KKN Ke Kampus

“Dari tangan tersangka ES ini, anggota kembali mengamankan barang bukti 5 bungkus berisi sabu dengan berat 5.521 gram, yang dibungkus dalam kemasan teh cina. Serta 7 bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat total 455 gram,” imbuh Gatot Repli.

Lebih lanjut Kabid Humas Polda Jatim tersebut, juga menegaskan jika berdasarkan hasil interogasi terhadap tersangka ES anggota mengantongi 2 identitas tersangka lain sekaligus pemilik barang haram tersebut yakni RMB dan SNY yang saat ini jadi DPO dan sedang diburu Polisi.

“Setelah diintrogasi ES mengaku sudah 2 kali menerima sabu untuk di edarkan dari RMB yang diduga sebagai Bandar Besarnya dengan perjanjian jika berhasil akan dikasi imbalan 50 juta,” pungkasnya Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Baca Juga:  Sebanyak 5.000 Brosur Imbauan Patuhi PPKM Darurat disebar POLDA SUMUT Dari Udara

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU Dasar 1945 Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau seumur hidup. (sofi)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.