judul gambar

Pilkades Dan Ancaman Potensi Politik Uang Di Bengkulu Selatan

Bengkulu Manna, indonesiadetik.com – Sebentar lagi pemilihan kepala desa Bengkulu Selatan serentak akan segera dilaksanakan. Kini jadwal tahapan sudah dimulai hingga penetapan nomor urut calon kepala desa.
Pertarungan pilkades tahun ini sepertinya sedikit berbeda, tensi dan kerawanan lebih tinggi mengingat saat ini pemerintah desa telah mengelola anggaran dana desa cukup pantastis yakni antara 1m sampai 2m. Anggaran desa yang sangat pantastis ini menjadi daya tarik tersendiri bagi kontestan untuk bertarung dalam ajang demokrasi desa yang digelar dalam 6 tahun sekali tersebut.kamis 17/06/2021.

Hal tersebut dikatakan dari salah seorang warga Bengkulu Selatan fajar bahwa tingginya anggaran ABD ditingkat desa mengundang persaingan menarik dalam kontestasi tersebut. Apalagi regulasi persyaratan sebagai calon kepala desa memberikan ruang bagi siapa saja yang mau ambil bagian untuk ikut berkompetisi tanpa ada biaya pencalonan. Hal ini juga memicu rawan terjadi politik uang. Juga tidak sedikit dari perbincangan publik menyoal potensi rawannya mony politik diajang tersebut”tingginya anggaran APBDes yang sangat pantastis menjadi faktor terjadinya politik uang dimasyarakat, apalagi menjadi calon kades kini pendaftaran tanpa dipungut biaya,” ujarnya, selasa(15.06,2021),

Baca Juga:  Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Membagikan Benih Padi

Banyak faktor yang memicu tingginya pololitik uang salah satunya adalah faktor regulasi. Jika memiliki regulasi terkait pesta demokrasi di desa, hampir nyaris tak ada yang mengatur secara tegas larangan tersebut. Regulasi pilkades di BS cuma diatur tentang tata cara pemilihan pelantikan pemilihan, pemberhentian dan masa jabatan kades saja.(lidya)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.