judul gambar

Pilkada: Ketika Uang Masih Dominan

Sumsel, Musi Rawas. Indonesiadetik. Com Pemilihan kepala daerah sejati nya Proses demokrasi pergantian kepemimpinan, entah yang mengikuti nya masih bupati yang menjabat ( incumbent) atau pun warga negara yang peduli terhadap pembangunan tatanan yang bisa mempengaruhi kebijakan terhadap kehidupan sosial kemasyarakatan. Proses demokrasi tersebut dimulai dengan visi -misi yang tawar kan, melalui partai politik yang menjaring sosok atau figur yang Mumpuni dimulai dari tingkat kemampuan dalam merangkum semua kehendak masyarakat, partai politik hendaknya dapat menghadirkan sosok yang juga dirindukan masyarakat karena peran parpol menerbit kan kader – kader terbaik nya. Senin, ( 21/09/2020 ).

Melihat kondisi saat ini, menuju perhelatan demokrasi di beberapa propinsi dan kabupaten/kota di Indonesia termasuk kabupaten Musi Rawas 09 Desember 2020 mendatang akan ikut mengadakan proses pemilihan kepala daerah periode 2021-2026. Dan jika kita melihat hasil riset dari berbagai lembaga riset yang hasil nya masih dominan menempat kan Uang atau money politik untuk mempengaruhi pemilih terhadap pilihan nya, ini tantangan tersendiri bagi kandidat, parpol, tim sukses yang ikut menyebarkan visi-misi, dan kaum politik milenial bagaimana menjawab tantangan tersebut.
Dan bagi kita selaku insan pers terus tulis dan rangkum sejauh mana proses ini berlansung Di tengah masyarakat, money politik siapa yang memulai? (Gunadi)

Bagikan :
Baca Juga:  Hari Pers Nasional ke 75, Nagari Pasia Laweh Adakan Jambore Jurnalistik ke 1 di Palupuh Dengan Meriah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.