judul gambar

Petualangan Tukang Pamer Alat Kelamin Berakhir Di Satreskrim Polres Pasuruan

Pasuruan_Jawa Timur, indonesuadetik.com – Busaruddin pria sang petualang tukang pamer alat kelamin akhirnya berakhir ditangan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan.

Penangkapan terhadap Busaruddin tersebut, lantaran keberadaannya selama ini dianggap sangat meresahkan dan mengganggu masyarakat terlebih pelecehan terhadap para kaum hawa.

Pasalnya ia memiliki kelainan seksual yang aneh dengan acap kali mempertontonkan kelaminnya di tempat umum, yang tak hanya sekali dilakukan namun hampir puluhan kali diberbagai tempat yaitu Pasuruan, Probolinggo dan daerah Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, saat prees release
dihadapan insan media. Kamis (18/02/2021) mengungkapkan terkait keberhasilan anggotanya mengungkap kasus pornografi tersebut dan menangkap pelakunya

“Sasaran pelaku adalah para perempuan, dan modusnya dengan memepet menggunakan sepeda motor kemudian tanpa rasa malu membuka celana lalu dengan sengaja mempertontonkan alat kelaminnya,” ungkap Rofiq

Adapun dasar penangkapan terhadap pelaku sendiri, atas laporan masyarakat yang menjadi korban pelecehan. Kemudian petugas segera memburu pelaku dan akhirnya berhasil diamankan di rumahnya di Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjanjang, Kabupaten Lumajang.

Baca Juga:  Lokasi Sekitar RW 10 Cipinang Besar Selatan Lokasi Kisah Geger Kejadian Pelanggaran Kode Etika Privasi

“Aksi yang dilakukan oleh pelaku ini sejak cukup lama sekali, dan hampir puluhan kali, sejak tahun 2017 yang lalu. Beruntung ada pelapor atau korban yang masih mengingat nopol kendaraan pelaku,” ujarnya Kapolres Pasuruan.

AKBP Rofiq Ripto Himawan, juga menambahkan petugas kepolisian Satreskrim Polres Pasuruan, berhasil mengidentifikasi dan menyelidiki keberadaan pelaku berdasarkan laporan masyarakat terkait ciri-ciri fisik dan nopol kendaraan yang digunakan pelaku yaitu Yamaha Zupiter N-5667-ZH.

“Motif pelaku diduga memiliki kelainan atau penyimpangan seksual. Jadi dengan melakukan hal tercela tersebut pelaku ada kepuasan sendiri yang dirasakan,” imbuhnya

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut pelaku Bysaruddin, dijerat dengan pasal undang-undang nomor 44 tahun 2008 tentang pronografi, dan ancaman hukuman 10 tahun penjara denda Rp 500 Miliar.

Baca Juga:  Antisipasi Cluster Baru, Samsat Polres Pasuruan Inovasi Anjuran Prokes

“Saat ini pelaku diamankan di Polres Pasuruan, beserta barang bukti berupa 1 unit sepeda motor, jaket warna kuning, celana jeans hitam dan helm warna merah,” pungkasnya Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan. (sofi)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.