judul gambar
judul gambar

Persatuan Masyarakat Nias (PMN) Apresiasi Mendukung Penuh Kinerja Kapolsek Percut Sei Tuan

Medan Sumut | IndonesiaDetik.Com – Persatuan Masyarakat Nias (PMN) akhirnya angkat bicara terkait peristiwa penganiayaan 4 (empat) orang pelaku terduga premanisme di Pajak Gambir Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan, dan pelaku sudah ditahan 2 (orang) dan 2 (dua) lagi masih dalam pengejaran anggota Polsek Percut Sei Tuan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Percut Sei Tuan AKP JANPITER NAPITUPULU, SH., MH, di Ruangannya.

Lanjut, persatuan Masyarakat Nias (PMN) Medan beserta sayap persatuan Masyarakat Nias, Garda Ojol PMN, satgas baluse PMN dan media publikasi mendatangi kapolsek Percut Sei Tuan guna menyampaikan apresiasi dan terimakasih banyak atas cepat sergapnya penangkapan terduga premanisme yang melakukan penganiayaan terhadap salah seorang ibu Litiwari Iman Gea dan anak Tiara Ratna Sari Hura pedagang kaki lima di Pajak Gambir Tembung, Selasa, 07/09/2021.

Baca Juga:  Puluhan Organisasi Pers Riau Bersiap Untuk Demo Gubernur, Minta Cabut Pergub

Dalam hal peristiwa seperti ini, Persatuan Masyarakat Nias (PMN) sangat mengapresiasi kinerja Kapolsek Percut Sei Tuan. Hal ini di sampaikan oleh; Bendahara Umum persatuan Masyarakat Nias (PMN) Fuliaro Hura, Lembaga Bantuan Hukum )LBH) persatuan Masyarakat Nias (PMN) dan juga penasehat persatuan Masyarakat Nias (PMN) di kantor kapolsek percut Sei Tuan.

“Persatuan Masyarakat Nias (PMN) berharap agar permasalahan ini dapat di proses sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Dan juga dalam masalah ini, kami siap mendukung penuh kinerja Kapolsek Percut Sei Tuan sampai tuntas, karna di negara kita tidak ada lagi yang namanya premanisme”. ucap penasehat persatuan Masyarakat Nias (PMN) di ruangan Kapolsek Percut Sei Tuan.

Baca Juga:  Hari Terakhir Pelaksanaan SKD CPNS Provinsi Bengkulu, Sekda Hamka Cek Lokasi

“Fuliaro Hura selaku bendahara umum Persatuan Masyarakat Nias (PMN) juga berharap, agar permasalah ini dapat diproses secara hukum, agar Pelaku yang terduga Premanisme itu dapat di jerat hukum yang berlaku”, ucapnya.(Rahma)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *