judul gambar

PENTINGNYA SINERGI ANTARA PENGAMBIL KEPUTUSAN DAN PELAKSANA KEPUTUSAN BY RAHMAT BAYU SAPUTRA

Lubuklinggau, IndonesiaDetik.com – Sabtu, 17 April 2021. Operasional adalah satu dari tiga fungsi strategis perusahaan di manapun, selain pemasaran dan keuangan. Ini artinya, manajemen operasional merupakan bagian vital dalam penyempurnaan strategi perusahaan dan memastikan kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang.

Untuk menjalankan operasional perusahaan dibutuhkan kemampuan pengelolaan yang disebut sebagai manajemen operasional. Secara garis besar, manajemen operasional mengacu pada strategi yang digunakan dalam penataan dan administrasi praktik bisnis untuk menciptakan efisiensi maksimal dalam suatu perusahaan. Tujuan akhir, tentunya, meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Manajemen operasional adalah bidang manajemen yang berkaitan dengan pengawasan, perancangan, dan pengendalian proses produksi serta perancangan ulang operasi bisnis dalam produksi barang atau jasa. Manajemen operasional berkaitan dengan berbagai kegiatan yang memungkinkan perusahaan untuk mengubah rangkaian input dasar seperti bahan, energi, kebutuhan pelanggan, informasi, kemampuan, keuangan, dan sebagainya menjadi output untuk pelanggan.

Baca Juga:  SD Negeri 106 Kaur Terima Program Pembangunan Gedung UKS

Teknologi memainkan peran kunci dalam kemajuan manajemen operasi. Perusahaan yang menggunakan teknologi dengan baik dapat berkembang, sedangkan perusahaan yang tidak menggunakan teknologi mungkin tidak akan bertahan.

Dengan demikian, manajemen operasional berfokus pada cara untuk memastikan bahwa perusahaan berhasil mengubah input menjadi output dengan cara yang efisien. Input dapat berupa bahan, peralatan, teknologi hingga sumber daya manusia seperti staf atau pekerja.

Menurut Rahmat Bayu Saputra yang merupakan mahasiswa Agribisnis Pascasarjana di Universitas Bengkulu, mengungkapkan “Kurangnya kepedulian serta kepekaan Seorang manajer sebagai pengambil keputusan dalam meningkatkan produktivitas karyawan dengan memotivasi karyawan, dan meningkatkan niat baik dalam bekerja seperti Karyawan diberi remunerasi dan diberi penghargaan sesuai dengan tingkat kinerja mereka. Sehinnga terciptanya produktivitsa karyawan dalam bekerja,

Baca Juga:  Kedapatan Maling HP, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Polisi

Ungkap Fahri sebagai karyawan swasta di salah satu Kabupaten Musi Rawas, Kebanyakan seorang pengambil keputusan hanya memikirkan target perusahaan tanpa mempedulikan karyawan yang telah bekerja secara produktif dan profesional, terkadang sering terucap kata-kata kasar yang membuat kenyamanan kami dalam bekerja hilang, yang mana ini sangat berpengaruh dalam semangat untuk memberi yang terbaik pada perusahaan.

Manajemen operasional membantu memotivasi karyawan dalam memahami peran masing-masing. Manajer operasional membimbing semua orang dalam menjalankan peran mereka dan menciptakan suasana yang mendukung produktivitas. Karyawan diberi remunerasi dan diberi penghargaan sesuai dengan tingkat kinerja mereka. Maka pentingnya Seorang pengambil Keputusan dalam mempelajari manajemen operasional serta mampu memotivasi karyawan dan slalu meningkatkan niat baik, sehingga timbul sinergi positif antara atasan dan bawahan.

Baca Juga:  Dukung UMKM Go Digital dan Cegah Korupsi Pengadaan Barang/Jasa, Pemerintahan Siapkan Aplikasi Pengadaan Online

Kalau bicara tentang menyusun strategi didalam manajemen, Tidak ada cara paling baik dalam menyusun strategi. Sebab, strategi didasarkan pada persoalan internal, yakni sumber daya perusahaan termasuk teknologi, serta persoalan eksternal, yaitu kebutuhan pasar. Pada praktiknya, banyak perusahaan menkombinasikan pertimbangan internal dan eksternal (kebutuhan pasar) dalam menyusun strategi.

Doc. Mr Bay

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.