judul gambar

Pengetatan Penyekatan Di Pos Check Poin Wilkum Polres Pasuruan Kota

Pasuruan, Jawa Timur – indonesiadetik.com – Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan Rakor Inkait (Instansi Terkait) dipimpin langsung Kabagops Polres Pasuruan Kota Kompol I Ketut Wiwoho, diikuti oleh BPBD, Dishub, Satpol PP, Dinkes Kota Pasuruan, dan Pasiops Dim 0819 – Pasuruan, serta Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, Sabtu (15/5/2021).

Pengetatan penyekatan berlangsung di Tiga titik di wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota yaitu, Pintu Exit Tol Rembang, Pintu Exit Tol Sutojayan, dan Pintu Exit Tol Grati Pasuruan.

Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol I Ketut Wiwoho, selaku pimpinan pelaksana Rakor Inkait menyampaikan sesuai dengan arahan, tentang pelaksanaan giat penyekatan yang dilaksanakan secara serentak pada hari ini.

Baca Juga:  Polsek Padang Guci Hulu Beri Bantuan Sembako

Kabag Ops Kompol I Ketut Wiwoho didampingi Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Yudhiyono, selaku pelaksana giat memberikan asistensi dan pemahaman terhadap dinas atau instansi terkait untuk melaksanakan penyekatan dan pemeriksaan di perbatasan antar provinsi dan perbatasan rayonisasi terhadap kendaraan yang keluar masuk wilayah dengan syarat harus menunjukkan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) dan Surat Keterangan Bebas Covid-19.

Tak hanya kendaraan pribadi pemeriksaan juga berlaku terhadap kendaraan angkutan jalan yang diperbolehkan beroperasi harus terdaftar sesuai Barcode yang tertera pada Stiker dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

“Apabila tidak memenuhi syarat ketentuan maka kendaraan harus diputar balikkan,” tegas Kompol Wiwoho, Kabag Ops Polres Pasuruan Kota.

Baca Juga:  Pemkab Simalungun Kembali Menata Infrastruktur Pariwisata di Parapat

Disamping dilaksanakan pemeriksaan dan penyekatan oleh petugas, juga dilakukan kegiatan Rapid Test Antigen secara acak kepada penumpang, dengan melibatkan Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, dan apabila ditemukan positif Covid-19 akan langsung diamankan untuk dilakukan Karantina sesuai SOP.

“Terus kita lakukan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, dan kebijakan larangan mudik. Agar masyarakat paham terhadap upaya- upaya kita dalam menanggulangi penyebaran Covid-19,” Pungkasnya. (Sofi)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.