judul gambar

Penerima Bantuan UKM, Bersyukur

Bengkulu Kaur, indonesiadetik.com – Pemerintah memperbolehkan Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM kembali menyasar kelompok penerima sebelumnya. Keputusan ini berdasarkan hasil dari beberapa rapat terakhir antara Kementerian Koperasi dan UKM bersama Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

“Jadi, beberapa kali rapat dengan KPC-PEN itu memang diberikan kesempatan. Saya sampaikan saja, dengan rapat-rapat terakhir KPC-PEN memang diberikan peluang menerima (BLT UMKM) yang (penerima) lama dan yang baru,” ungkap Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya, dalam acara Dialog Produktif Rabu Utama Menuju Sembuh Ekonomi Tumbuh, Rabu (24/3).

Dia mengungkapkan, pemerintah mempunyai alasan kuat terkait diperbolehkannya kembali penerima lawas untuk memperoleh BLT UMKM tahun ini. Yakni, agar keberlangsungan usaha mereka tetap bisa terjaga di tengah kondisi ekonomi sulit akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai ini. Dikutib dari Merdeka.com, 24 Maret 2021.

Baca Juga:  Cuaca Buruk, Warga Kecamatan Kinal Disambar Petir

Salah satu warga desa Kasuk Baru Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur pengusaha cetak batu bata merah dan ayam potong penerima bantuan UKM tahun 2021, Iwi saat ditemui di lokasi usahanya menuturkan kepada awak media;

“Saya sangat bersyukur tahun ini saya mendapatkan bantuan UKM, informasi saya tahu dari kawan. Setelah saya cek, ternyata betul saya dapat bantuan itu. Sampai dengan saat ini, saya masih pengusaha cetak batu bata merah dan jualan ayam potong”, tuturnya. (17/21).

Masih menurut Iwi, “kalau dari pagi pagi jam subuh sampai dengan jam 7 pagi saya jualan ayam potong di pasar harian Mak sari Kasuk baru. Seterusnya dari kurang jam 9 pagi saya cetak batu bata sampai dengan jam 3 sore. Selanjutnya saya jualan ayam potong lagi di pondokan depan rumah,” demikian tambahnya.

Baca Juga:  Polda Bengkulu Peduli Covid-19, Berikan Bantuan APD dan Sembako di Perbatadan Lampung-Bengkulu

Sementara salah satu pengusaha parfum yang usahanya di desa Sukaraja Kecamatan tetap kabupaten kaur, Asep Rianto mengatakan;

“Ya kalau saya pasrah sajalah, kalau dapat syukur tidak dapat enggak apa-apa, mudah-mudahan rezeki saya bertambah”, tuturnya. (17/4/21)

(Yayan)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.