judul gambar

Penanganan Anak Bermasalah Hukum Dan Berkebutuhan khusus Perlu Upaya Bersama Antar Berbagai Pihak

Bengkulu Kota, indonesiadetik.com – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menegaskan, sinkronisasi program penanganan anak bermasalah hukum dan berkebutuhan khusus, memerlukan upaya bersama para pihak antar leading sektor terkait untuk saling bahu-membahu melakukan strategi solusi penyelesaian permasalahan yang ada. Mulai dari Pemerintah Daerah melalui Dinas PP-PA, Dinas Sosial, kemudian dari Balai Rehabilitasi Sosial dan Panti Asuhan.

Karena lanjut Gubernur Bengkulu ke-10 ini, kasus yang melibatkan anak dewasa ini memang banyak sekali. Seperti kekerasan terhadap anak di dalam keluarga, kekerasan seksual anak serta kenakalan remaja lainnya.

Jadi ini memerlukan kerjasama dari semua pihak, baik dari sisi pemerintah maupun dukungan dari masyarakat luas,” jelas Gubernur Rohidin usai terima Audensi Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) Aliyatama Jambi, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Rabu (23/09). ( MC Provinsi Bengkulu / Parizal)

Bagikan :
Baca Juga:  Bupati Hadiri Rapat Penyelenggaraan Satu Data Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.