judul gambar
judul gambar

Pembuatan KTP Tidak selalu Lancar

pembuatan
PasuruanĀ  – IndonesiaDetik.Com – Pembuatan Kartu Tanda Penduduk di setiap kecamatan, memang prosesnya berbeda – beda, ada yang berjalan dengan lancar, dan banyak juga yang berkendala.

“Pembuatan KTP sendiri memang sudah tidak asing, berbeda dengan dulu yang mau buat ktp itu minta bantuan perangkat desa , sekarang mewajibkan datang sendiri ke kecamatan karena pembuatan E-KTP harus ada perekaman dll.

” Warga dusun Ngepreng desa wonosari (misbah) menuturkan pada awak media kebingungan dalam pembuatan KTP, sudah membawa KK dan melakukan perekaman pada hari selasa 10/26/2021 yang di dampingi Bu Nurul (petugas di kecamatan) .

“Senin 11/1/2021 (misbah) datang ke capil untuk mengambil KTP, ternyata kata petugas capil data nya kosong, dia bilang belum perekaman , di suruh perekaman ulang untuk pembuatan KTPĀ  padahal jelas sudah perekaman tapi petugas capil tidak mau tau.

Baca Juga:  Wakil Bupati LabuhanBatu Terima Memo Kesehatan Dari BP-HJC Sumatera Utara

” Dan pada hari selasa , 11/2 /2021 datang lagi ke perekaman , ngecek dan di bantu oleh bu Nurul, ternyata setelah di lihat di komputer data nya itu sudah ada , Bu nurul menyuruh foto data yang ada di komputer untuk di buktikan ke capil.

” Data nya sudah di tunjuk kan malah capil bilang (kok perekaman 2 kali, kenapa kok di ulang , ini sdh buat KTP tahun 2019) , Kenapa petugas kecamatan tidak menjelaskan sebelum nya, kalo sudah perekaman tidak boleh rekam ulang.

“Pasalnya Ktp yang jadi itu bukan tahun 2019 tapi 2018 itu pun KTP sementara , yang 2019 itu hanya surat untuk mendapat bantuan BLT pertama kali saat pandemi karna yang KTP sementata 2018 sudah mati, jadi hanya di buatkan surat pengantar.

Baca Juga:  Kapolda dan Dinas Sosial Propinsi Bengkulu Tingkatkan Kerjasama dan Komunikasi

” Dan petugas capil menyuruh (Misbah) pulang untuk mengambil KTP sementara 2018 , dan pada hari rabu 11/3/2021 datang lagi ke capil gondang wetan untuk memberikan surat tersebut.

“Akan tetapi aturan nya masih tetap sama masih di proses dan di kasih surat bahwa tanggal 13 november KTP nya bisa di ambil ,
petugas itu melayani masyarakat seharusnya melayani dengan baik.

” Dan harus nya juga menjelaskan dengan baik dan detail kepada masyarakat, karna pasti banyak juga yang mengalami Nasib seperti pak misbah di luar sana atau bahkan lebih sulit.(Rima)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *