judul gambar
judul gambar

Pelatihan UMKM 4.0 Meranti Digipreneur

pelatihan umkm
MERANTI – IndonesiaDetik.Com – Pelatihan UMKM 4.0 Meranti Digipreneur dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM kabupaten Kepulauan Meranti bekerjasama dengan Keroncongantar Inkubator Creative yang di laksanakn pada hari senin (8/11) di Gedung Hijau Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan meranti.

Pelatihan UMKM 4.0 Meranti Digipreneur bertujuan menciptakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berbasis digital, membuka gerbang pemasaran bagi umkm kabupaten kepulauan meranti pada jagat online agar produk – produk UMKM Meranti mampu bersaing pada pasar global. Menurut Laporan Plt. kepala Dinas perdagangan, perindustrian Koperasi dan UKM kabupaten Kepulauan Meranti Syahril.SE ,Msi

Syahril menyampaikan bahwa Berdasarkan data UMKM sampai dengan tahun 2021 berjumlah 8696 UMKM yang tersebar seluruh kecamatan yang bergerak di 17 jenis sektor usaha seperti pertanian, perikanan, perdagangan besar dan eceran dan lainnya.

Syaril juga melaporkan bahwa pelaksanaan anggaran Pelatihan UMKM 4.0 Meranti Digipreneur ini bersumber dari APBD Perubahan Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2021, waktu Pelaksanaan mulai dari tanggal 08 November 2021 sampai dengan 11 Desember 2021,dengan peserta berjumlah 500 orang yang akan dibagi kedalam 10 kelas. bertempat di Gedung Lama Sekretariat DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Jalan Dorak Selatpanjang. pelaksanaan kegiatan oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM kabupaten Kepulauan Meranti bekerjasama dengan Keroncongantar Inkubator Creative.

Baca Juga:  Supliyer Telur 'RR' Berikan Kualitas Terbaik

pelatihan umkm

CEO Ary Nugrah menyampaikan bahwa Sesuai misi Keroncongantar menghadirkan Inkubator Creative sebagai upaya untuk menciptakan serta mendorong munculnya digipreneur baru serta mensupport brand lokal untuk lebih dapat mengepakkan sayap di market digital dan terciptanya pemerataan ekonomi lewat digital .

Ary Founder perusahaan startup (Keroncongantar) yang meraih Top 100 Startup Istanbul dan 30 Inovator Digital KemenkopUKM 2020 lalu ini mengungkapkan Sebagai Perusahaan Startup asal Riau kami terdorong untuk bagaimana mengedukasi masyarakat dan umkm serta memfasilitasi tools agar masyarakat serta brand – brand umkm di kab kepulauan meranti ini masuk ke dalam ekosistem digital, sehingga tidak hanya sekedar menjadi penonton tetapi juga menjadi pemain ekonomi digital.

Baca Juga:  Redmibook 15, Mengapa Begitu Diperbincangkan?

Ary sangat menyambut baik kolaborasi yang dilakukan bersama Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti, ini sebuah langkah konkret dan solusi Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menjawab keinginan masyarakat meranti.

Ary Nugraha mengatakan bahwa kesempatan sukses di era ekonomi digital dimiliki oleh semua orang, termasuk masyarakat meranti. nantinya Keroncongantar Inkubator Creative (KIC) akan mengelola edukasi berupa Pelatihan UMKM 4.0 – Meranti Digipreneur sebagai alternative untuk menjadi adaptif terhadap perkembangan ekonomi kearah digital.

pelatihan UMKM 4.0, Meranti Digipreneur menjadi harapan hadirnya entrepreneur baru serta brand lokal asal meranti yang dapat menjangkau pasar yang lebih luas yang berdampak pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat meranti, pungkas ary yang juga mentor 1000 startup digital.

Baca Juga:  Pasar Harian Dadakan Pendongkrak Ekonomi Masyarakat Desa

Direktur Keroncongantar Inkubator Creative, Yuhaya Lisera mengatakan bahwa nanti Pelatihan UMKM 4.0 – Meranti Digipreneur ini akan menghadirkan materi dengan narasumber expert untuk melatih peserta.

“Mulai dari mindset berusaha di era digital, riset produk, visualisasi foto produk yang menjual, copywriting, memanfaat social media sebagai jaringan pemasaran hingga manfaat toko online sebagai basis penjualan di internet akan diberikan kepada peserta meranti digipreneur nantinya” Ungkap Yuhaya yang juga alumni Teknologi Informasi UIN Suska Riau ini.

Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil.SH menyampaikan bahwa Salah satu tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah hari ini adalah pesatnya perkembangan teknologi. Oleh karenanya para pelaku UMKM haruslah mampu menyesuaikan dan beradaptasi dengan tantangan.

Laporan : M.Khosir AMN

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *