judul gambar
judul gambar

Pedagang Ikan Keluhkan Tarif Baru Masuk Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan

Medan Sumut – IndonesiaDetik.Com – Pedagang ikan yang sehari-hari beraktifitas di pelabuhan perikanan samudera Belawan (PPSB) keluhkan mahalnya tarif baru untuk masuk ke Gabion. Tarif baru dirasa sangat memberatkan pedagang yang sehari berbelanja ikan untuk dijual ke pasar-pasar tradisional. Dengan adanya tarif baru yang dinilai sangat mahal akibatnya menambah beban bagi para pedagang ikan dan pelaku usaha lainnya yang sehari-hari keluar masuk Gabion. Seperti pantauan kru IndonesiaDetik.com, Senin (27/09/21).

Sejak pemerintah mengeluarkan PP Nomor 85 Tahun 2021 Tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Seketika itu juga berlaku tarif baru masuk ke Gabion Belawan . Awalnya tarif masuk untuk roda 4 sebesar Rp.2000,- untuk sekali masuk, sekarang menjadi Rp.6000,- sekali masuk.

Baca Juga:  Ketua KPU Provinsi Bengkulu "Berkomentar"

Kenaikan tarif ini berdasarkan Pasal 7 ayat 1 dari PP Nomor 58 Tahun 2021 yang berbunyi : Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berasal dari tanda masuk dan karcis masuk kawasan konservasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) huruf k berupa karcis masuk kawasan konservasi untuk pariwisata alam perairan, dikelompokkan menjadi kategori A dan kategori B.

Iqbal (30) salah seorang pengangkut ikan kepada awak media mengatakan dirinya sangat merasa keberatan dengan pemberlakuan tarif baru ini, Karena menambah biaya operasional dirinya untuk berbelanja ikan ke Gabion.
“ Saya merasa keberatan dengan pemberlakuan tarif baru ini, Karena menambah biaya operasional untuk berbelanja ikan ke Gabion,” keluhnya.

“ Saya bisa berkali-kali keluar masuk Gabion untuk angkat sewa (ikan), tentunya saya juga harus berkali-kali bayar karcis di pintu masuk pelabuhan Gabion Belawan. Semakin besar operasional setiap hari, Sedangkan ongkos angkut tidak bertambah,” ujar Iqbal mengakhiri wawancaranya dengan wartawan.(Meldi)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *