judul gambar
judul gambar

Oknum Kepsek SMU 2, Diduga Lakukan Penyalahgunaan Wewenang

oknum kepsek
Labuhanbatu- IndonesiaDetik.Com – Oknum Kepsek (Kepala Sekolah) SMU Negeri 2 Bilah Hilir berinisial SDW (48) diduga lakukan penyalah gunakan wewenang, hal itu dikatakan salah seorang guru tenaga pengajar disekolah tersebut, Selasa (16/11/2021) terkait pemecatan terhadap TU dan mengundang LSM dan wartawan untuk menekan Guru Honor

Oknum Kepsek (kepala sekolah) ini juga diduga membangkit bangkitkan persoalan 2 tahun lalu, untuk menekan guru honor provinsi berinisial DRS (30) agar keluar dari sekolah tersebut dan tidak mengajar lagi, hal ini membuat oknum guru tersebut merasa ada yang lain

“Masa saya ditekan dengan persoalan kasus 2 tahun yang lalu bang, udah selesai dulu. Sudah salam salaman sama orang tua murid dua tahun lalu, ini diundangnya LSM sama wartawan bang. Dan dikumpulkannya komite untuk rapat menyingkirkan aku, ada apa ya bang?,” Ungkap DRS (30)

Baca Juga:  Pebagian Rapor Siswa/Siswi Serta Cara Belajar Online Kelas XI.

Selain itu beberapahΒ  guru di SMU 2 Bilah Hilir berpendapat, bila kemarin setelah TU yang lama berinisial RIS (23) dikeluarkan dari sekolah tersebut, langsung digantikan 2 TU baru, dan membuat tanda tanya besar, Ada apa? apa Ada?

Oknum Kepsek (kepala sekolah) SMU 2 Bilah Hilir, saat dikonfirmasi terkait pemecatan pada TU lama, dan upaya penekanan pada Guru Honorer agar keluar tidak mengajar di sekolah tersebut, serta terkait dugaan KKN anak dan Suami Kepala sekolah bekerja di SMU 2 Bilah Hilir tersebut, dan tentang Kasus Kepala Sekolah tersebut pernah di periksa oleh Kejaksaan Negeri Rantau Prapat, oknum Kepala sekolah tersebut hanya menjawab “πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™,” tulis Kepala Sekolah itu

Baca Juga:  SMPN 3 Diduga Kurang Perhatian Pemerintah Kota

Ketua DPD LSM Barisan Indonesia Satu ( Baris) Labuhanbatu Denni Pardosi, SH, turut menanggapi ingormasi tersebut, dan meminta kepada instansi terkait agar melakukan pemeriksaan terkait dugaan penyalah gunaan wewenang tersebut

“Kita akan menyurati Instansi dan Dinas Pendidikan Provinsi agar melakukan pemeriksaan terkait perselisihan dan dugaan penyalah gunaan wewenang tersebut, dan surat kepada Kajari Labuhanbatu terkait pemeriksaan dugaan penyelewengan oknum kepsek, dan tidak tertutup kemunglinan kita akan menyurati Kejatisu dan Jaksa Agung,” ungkap Ketua DPD LSM Baris itu. (Dedi Syahputra Hasibuan)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *