Mengenal Pencemaran Air Laut Dan Dampaknya

Kaur Bengkulu, Oleh Eko Adi Saputra, SKM indonesiadetik.comPencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danausungailautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Menurut Keputusan Menteri Negara Kepedudukan dan Lingkungan Hidup No.02/MENLH/I/1998, yang dimaksud dengan polusi/pencemaran air adalah masuk/dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain kedalam air/udara oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, kurang atau tidak dapat berfungsi lagi dengan peruntukannya. 

Foto dari Google.com

Penyebab pencemaran air akibat ulah manusia sendiri. Padahal air merupakan sumber daya alam yang sangat dibutuhkan oleh manusia itu sendiri untuk terus bertahan hidup. Bahkan makhluk hidup lainnya seperti hewan dan tumbuhan juga sangat membutuhkan air. 

Tidak salah rasanya bila disebut bahwa air merupakan sumber kehidupan. Bagi manusia, air tidak hanya tentang memenuhi kebutuhan tubuh saja, namun berperan sangat signifikan dalam segala lini kehidupan dalam kegiatan sehari-hari.

Ironisnya, penyebab pencemaran air terjadi karena berbagai kegiatan manusia tersebut. Walaupun semua orang tau bahwa air merupakan kebutuhan yang paling penting dalam hidup, namun masih banyak orang yang tidak peduli dengan lingkungannya.

Laut di Indonesia merupakan lumbung pangan rakyat. Kata-kata ini tidaklah berlebihan mengingat 70% wilayah Indonesia merupakan laut. tentu saja Indonesia memiliki potensi perikanan yang sangat berlimpah.

Namun demikian, kondisi pencemaran laut saat ini sangat memprihatinkan. Sebagian besar air laut di Indonesia sudah tercemar. Sumber pencemar pun cukup beragam, mulai dari plastik, pestisida, minyak mentah, dan masih banyak lagi.

Belum lagi jika menilik kondisi sungai di Indonesia yang umumnya berada dalam kondisi “tercemar berat” (Ditjen PPKL Kementerian Lingkungan Hidup). Perlu untuk diketahui bahwa air sungai akan bermuara ke laut, sehingga, jika kondisi air sungai saja sudah tercemar, ia bisa saja mencemari air laut.

  • Sampah

Penyebab pencemaran air yang sedang hangat-hangatnya sekarang ini adalah sampah. Banyak sekali kasus yang mencuat tentang berbagai makhluk laut seperti ikan paus, kura-kura dan lain-lain yang di dalam perutnya dipenuhi sampah.

Foto dari Google.com

Hal ini menunjukkan betapa besarnya dampak dari ulah manusia membuang sampah sembarangan, apalagi membuang sampah ke sungai ataupun laut.

Bahkan banyak juga isu-isu yang membahas tentang lautan yang akan dipenuhi oleh sampah pada beberapa tahun yang akan datang. Sampah ini tidak hanya mempengaruhi pencemaran air lewat laut maupun sungai saja, namun bisa juga mencemari sumber air manusia dengan meresap ke tanah. Sehingga sumber air tanah menjadi terkontaminasi sampah tersebut.

Ya, kebiasaan masyarakat Indonesia yang menjadikan sungai dan laut sebagai “tempat sampah” umum membuat limbah plastik menjadi salah satu polutan paling banyak yang mencemari air laut. Padahal, plastik ini kerap disalahartikan oleh hewan laut sebagai makanan. Nah, hewan laut yang menelan plastik sudah pasti lama-kelamaan akan sakit dan juga mati. Manusia yang memakan daging ikan tersebut pun tidak akan luput dari dampak buruk plastik bagi kesehatan.

Sedangkan untuk tambak ikan, biasanya memiliki peluang yang kecil untuk terkena limbah ini. Karena air laut yang digunakan sudah tersaring dengan filter air bersih sehingga air yang masuk sudah terbebas dari limbah plastik dan partikel besar lain. Selain itu, karena tambak ikan membutuhkan air payau, filter air bersih pun dapat digunakan untuk mengurangi kadar garam dalam air tambak.

  • Limbah Pabrik

Limbah Pabrik penyebab pencemaran air yang paling sering ditemukan adalah limbah pabrik yang dibuang ke sungai atau laut. Masalahnya disini adalah, limbah pabrik yang dibuang ke sungai atau laut tersebut belum diolah terlebih dahulu sehingga membuat air menjadi tercemar.

Foto dari Google.com

Dengan tercemarnya air sungai ataupun laut tersebut, maka dampaknya akan dirasakan oleh masayarakat, terutama yang menggunakan sumber air yang telah tercemar limbah industri tersebut. Solusinya, tentu industri atau pabrik tersebut harus mengolah limbah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sumber air.

  • Peternakan dan perikanan

Kotoran ternak maupun sisa makanan dari ternak apabila langsung dibuang tanpa diolah terlebih dahulu juga dapat menjadi salah satu penyebab pencemaran air. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengolahan khusus dalam mengatasi limbah dari peternakan atau perikanan ini agar air tetap jernih.

  • Limbah pertanian

Penyebab pencemaran air selanjutnya adalah limbah dari sektor pertanian. Hal ini berkaitan dengan penggunaan pestisida maupun pupuk kimia yang igunakan untuk pemeliharaan tanaman. Limbah ini akan mencemari sumber air dan bahkan bisa berbahaya bagi masyarakat saat mengonsumsinya.

  • Detergen

Penyebab pencemaran air berikutnya adalah detergen. Penggunaan  detergen dan pembuangan limbah detergen langsung ke dalam air akan menyebabkan berbagai masalah untuk ekosistem sungai. Tidak hanya menyebabkan pencemaran air, ikan-ikan dan organisme yang hidup di air dapat mati karena detergen.

  • Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan

Penggunaan bahan peledak ini tidak hanya dapat merusak ekosistem laut dan membuat ikan-ikan mati, bahkan juga bisa mencemarkan air. Dengan matinya ikan-ikan yang ada pada sebuah ekosistem di laut maupun sungai, air akan menjadi semakin tercemar karena tidak ada yang meneruskan perjalanan rantai makanan di laut. Walaupun sudah dilarang keras untuk melakukannya, masih banyak penggunaan bahan peledak yang terjadi saat ini.

Sudah sepatutnya kita sadar bahwa penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan bisa menjadi penyebab pencemaran air yang mana akan dikonsumsi oleh kita juga nantinya.

  • Pertambangan

Pertambangan juga merupakan salah satu penyebab pencemaran air. Pengolahan berbagai barang tambang secara langsung ke air dan secara tidak langsung melalui udara yang nantinya akan turun ke air akan berdampak pada kualitas air. Salah satu contohnya adalah pertambangan batubara.

  • Tumpahan minyak di laut

Selain itu, tumpahan minyak di laut merupakan salah satu penyebab pencemaran air yang sangat buruk. Kebanyakan kilang minyak memang berada di laut, hal ini menyebabkan bila minyak tumpah ataupun ada yang bocor, maka laut pastinya akan tercemar. Berbagai macam makhluk laut akan mati disebabkan tumpahan minyak di laut tersebut.

Foto By Google.com

Jadi itulah beberapa penyebab pencemaran air baik di laut maupun di sungai. Semua penyebab terjadinya pencemaran air tersebut merupakan hasil dari tindakan atau akibat dari ulah manusia yang tidak memikirkan lingkungannya.

Padahal tercemarnya lingkungan yang merasakan dampaknya tetap juga kita sebagai manusia dan bahkan makhluk hidup lainnya. Jadi jagalah lingkunganmu agar tidak terjadi pencemaran air.

DAFTAR PUSAKA

  • Bengen, D.G. dkk, 2006,  Delta Mahakam Dalam Ruang Dan Waktu.  Ekosistem, Sumberdaya dan Pengelolaannya.
  • Effendi, H, 2011, Telaah Kualitas Air; Bagi Pengelolaan Sumber Daya Dan Lingkungan Perairan, Yogyakarta: Kanisius.
  • Darmono, 2001, Lingkungan Hidup dan Pencemaran. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
  • Palar, H,  2008, Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat, Jakarta: Rineka Cipta.
  • Hamid, N., Evy, M. N, 1994, Pengamatan Dinamika Kualitas Lingkungan di Tambak Intensif dan Semi intensif, Laporan Tahunan BPAP,  Jepara, 215228.
  • Undang-undang Nomor 37 Tahun 2014 tentang konservasi Tanah dan air.

Biografi Penulis :

     EKO ADI SAPUTRA,SKM

Foto By Eko
  • STAF DINAS LINGKUNGAN HIDUP KAB. KAUR
  • MAHASISWA PASCASARJANA SDA UNIVERSITAS NEGERI BENGKULU
  • Dr. REFLIS ,SP.,M.Si Dosen PASCASARJANA SDA UNIVERSITAS NEGERI BENGKULU
Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *