judul gambar
judul gambar

Mahasiswa PMM UMM Bantu Produk UMKM Tembus Pasar Modern

Pasuruan, Jawa Timur – IndonesiaDetik.Com – Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 04 Gelombang 13. Laksanakan giat dalam rangka program kerja mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan tema (Program Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa).

Mahasiswa PMM (UMM) melalui koordinator kelompoknya Ela Efriyanti, 20 September 2021 Siang, saat ditemui awak media mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk peduli Mahasiswa PMM membantu dan ikut berperan mengembangkan UMKM desa tertinggal, khususnya di Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

“Menjadi pilihan kita pada giat ini, adalah pelaku UMKM kerupuk samiler, selain bertujuan untuk meningkatkan UMKM desa. Kami mahasiswa ingin melestarikan dan mengangkat nilai jual jajanan tradisional produksi dalam negeri sendiri,” Ujar Ela.

Baca Juga:  Team Satgas PPKM Darurat 'Dipukul' Mundur Pedagang Warkop di Medan

Kerupuk samiler, diproduksi dari budidaya hasil bumi yaitu singkong, dan merupakan salah satu jajanan tradisional yang sangat diminati oleh sebagian besar orang. Namun seiring waktu produk warisan turun temurun para leluhur inipun, mulai punah dan hampir tak dikenal orang

Mulai dari itu, menurut Ela Efriyanti dan beberapa angotanya antara lain, Aliyah Lusianti, Farah Ananda Dwi Noviyanti, Mei Rizky Setiawan dan Ansyari Aqshal Raditya Js, melalui kegiatan Mahasiswa PMM UMM tersebut, akan berusaha membantu meningkatan UMKM khususnya di Desa Gerbo, dengan mendesain jajanan tradisional kerupuk samiler menjadi produk layak jual dan mampu bersaing di pasaran, kanca modernisasi ini.

“Yang jelas langka spesifikasi yang kami lakukan adalah berupaya mendesain produk UMKM yaitu kerupuk samiler, mulai dari varian rasa, tampilan produk dan terutama kemasannya, sehingga nilai jualnya tinggi dan meningkat layak mampu bersaing di pasaran. Syukur-syukur tak hanya pasar lokal bahkan bisa tembus nasional,” Tutur Ela, seraya disahut ucapan amin anggotanya.

Baca Juga:  Pjs Wako Bukittinggi Zainudin, Serahkan 25 Sertifikat Tanah Dalam Program Tanah Sistematis

Adapun desain kemasan itu sendiri berdasarkan ide kreatif dan inisiatif Mahasiswa PMM UMM Kelompok 04, Bimbingan Dosen Awan Setia Dharmawan, S. Sos., M.Si tersebut, mengganti kemasan yang lama (Jadul) menjadi kemasan standing pouch yang lebih praktis, ekonomis, dan dinamis bisa dibuka dan ditutup kembali, juga ketahanan produk, kerenyahan dan varian rasa lebih terjamin.

Sementara itu Parti, pelaku UMKM kerupuk samiler, ditunjuk oleh Mahmud, Ketua Pokdarwis Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, selaku target sasaran program kegiatan PMM Mahasiswa UMM Kelompok 04 Gelombang 13 mengatakan, Jika dalam menjalankan usaha UMKM nya saat ini ia membutuhkan peningkatan varian rasa dan desain kemasan yang menarik. (Sofi) bersambung,-

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *