judul gambar

Keputusan KPU Kaur Tidak Bulat

Bengkulu, Kaur, IndonesiaDetik.Com – Ada 3 komisioner KPU Kabupaten Kaur, Meixxy Rismanto, Sirus Legiyati dan Yuhardi yang menyatakan laporan Tim kuasa hukum Bakal calon Bupati Kaur dan Wakil Bupati Kaur, Lismidianto-Herlian dugaan pelanggaran mutasi yang dilakukan oleh Bupati tersebut.
Gusril Pausi melakukan mutasi pejabat eselon II yaitu Kadispora (Kepala dinas pariwisata pemuda dan olahraga) Kabupaten Kaur, Mutasi tersebut tertuang dalam petikan keputusan bupati kaur nomor : 188.4.45-693 Tahun 2020. tidak terbukti melanggar UU NOMOR 10 TAHUN 2016 – PERUBAHAN KEDUA UU NO.1 TAHUN 2015 TENTANG PEMILIHAN GUBERNUR, BUPATI, DAN WALIKOTA MENJADI UNDANG-UNDANG, dan ada 2 komisioner yang menyatakan harus mengikuti rekomendasi bawaslu dan itu di atur dalam undang-undang dan PKPU, bahwa pasal 10 KPU wajib menjalankan rekomendasi keputusan Bawaslu saya dan Radius tidak menanda tangani keputusan Kpu. ungkap Irpanadi (8/10/2020).

Ada apa dengan 3 komisioner KPU Kabupaten Kur begitu sulit menjalankan rekomendasi dari bawaslu Kabupaten Kaur dan UU Nomor 10 Tahun 2016, sehingga keputusan KPU kaur tidak bulat,”

Selanjutnya pihak tim kuasa hukum lismidianto-Herlian akan melaporkan pihak KPU kaur ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), karena KPUD Kaur tidak menjalankan rekomendasi dari pihak Bawaslu dan tidak menjalankan PASAL 71 AYAT 2 UU NOMOR 10 TAHUN 2016. Dan pada dasarnya pihak pelapor sangat kecewa dengan keputusan KPU Kabupaten Kaur. Tuturnya

Baca Juga:  Buat Resah, 10 Pelaku Pungli Diamankan Polsek Medan Area

Aprin Taskan Yanto juga menanyakan apakah Kabupaten Kaur masih kredibel atau tidak kredibel dan meminta keadilan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). (Arza Danger)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.