judul gambar
judul gambar

Keluarga Korban Penganiayaan Tuntut Pelaku 2 Pasal Berlapis

Bengkulu, Kaur, indonesiadetik.com -Tragisnya terjadi penganiayaan di Kecamatan Kaur Selatan yang dilakukan oleh sang pacar (RL) dari Desa Pahlawan Ratu terhadap kekasihnya (TA) 19 tahun dari Jembatan Dua, terjadi beberapa hari yang lalu, menarik perhatian agar pelaku penganiayaan tersebut dituntut dua pasal berlapis yaitu pasal penganiayaan dan pasal perencanaan penganiayaan, Sabtu (25/4/2020).

Korban di Kunjungi Sahabatnya

Untuk penyelesaian kasus RL keluarga Korban ZA Jum’at (24/4) mengatakan, “pihak keluarga kami sepenuhnya mempercayakan hal ini kepada Kepolisian Resort Kaur untuk memberikan keadilan yang seadil-adilnya, sehingga kasus ini dilemparkan kepihak kejaksaan setelah dilakukan P21, nantinya pelaku (RL) akan memasuki masa persidangan, kami berharap sekali dengan bapak hakim yang mulia agar pelaku dihukum dengan seberat – beratnya sehingga kedepannya bisa menjadikan efek jera kepada pelaku dan remaja-remaja lainnya agar tidak terjadi lagi penganiayaan seperti korban, sesuatu masalah bisa diselesaikan dengan cara yang baik, saat ini tetangga dan keluarga serta teman-teman korban masih berdatangan kerumah korban untuk memberikan suport dan memberikan doa supaya korban cepat pulih, keluarga dan sahabat korban sangat berharap hukum bisa berjalan sesuai dengan keinginan kami.” Ungkap ZA.

Baca Juga:  Kelapa Sawit di Riau Akhir Juni Akan Mengalami Kenaikan Jadi Rp2.084,29 per Kg

Kami berharap sekali dengan pihak penegak hukum Polres Kaur untuk melakukan penetapan pasal-pasal penganiayaan terhadap keluarga kami yang saat ini kondisinya masih sangat memprihatinkan mulai dari mata yang merah dan beberapa bagian wajah lebam karna kekerasan pelaku dan juga mengalami trauma yang cukup membuatnya takut maka kami berharap kepolisian Resort Kaur agar pelaku dapat di adili dengan seadil-adilnya.” Tambah ZA keluarga korban pada awak media. (sustymaya)

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *