judul gambar
judul gambar

Kapolres Malang Dampingi Dirjen KSDAE Lepas Elang Jawa Di TNBTS

malang
Malang Jawa Timur – IndonesiaDetik.Com – Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, mendampingi Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wiratno, dalam rangka pelepasan satwa dilindungi Elang Jawa. Jumat (29/10/2021)

Jenis Elang Jawa tersebut adalah (NISAETUS BARTELSI) merupakan dari hasil titipan dan penyerahan masyarakat yang dikelola Stasiun Flora Fauna Bunder (SFFB) Resort PTN Wilayah Coban Trisula, Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) Novita Kusuma Wardani, menjelaskan. “Elang Jawa ini, diberi nama MIRAH, karena berjenis kelamin betina dan memiliki ciri khas jambul di bagian kepalanya. Jenis elang jawa ini umumnya dijumpai pada kawasan hutan dataran tinggi dengan ketinggian 600-2.000 Mdpl,” Jelas Novita.

Baca Juga:  BANGUN SINERGITAS, KADIV PAS DAN KADISNAK TINJAU SAE LAPAS RANGKASBITUNG

malang

Menurutnya, ada bebrapa hal yang menjadi kriteria untuk menentukan kelayakan pelepasliaran elang jawa, dengan penilaian perilaku serta pemeriksaan kesehatan, meliputi perilaku terbang, bertengger dan berburu serta interaksi dengan manusia.

Elang Jawa merupakan bagian dari satwa yang dilindungi, berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018.

“Kondisinya saat ini sehat, mampu terbang dan bertengger serta berburu mangsa sehingga dinyatakan siap untuk dilepasliarkan,” Tandasnya

Novita menambahkan, berdasarkan kajian habitat TNBTS Elang Jawa ini, merupakan habitat ideal untuk perkembangbiakan. “Sampai dengan tahun 2021 ini, estimasi populasi Elang Jawa di kawasan TNBTS ada 37 ekor dan selain elang jawa, juga habitat lain seperti Macan Tutul dan Lutung Jawa. Dan TNBTS juga merupakan rumah dari ratusan jenis Anggrek,” Imbuhnya Plt. BBTNBTS Novita Kusuma Wardani.

Baca Juga:  Kapolres Malang Dan Forkopimda Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana 2021

malang

Sementara ditempat yang sama Wakil Bupati Kabupaten Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, menyampaikan apresiasi serta penghargaan atas pelepasliaran tersebut, dan mengajak kepada Kepala Desa, Kapolsek, Danramil atau Tokoh Masyarakat yang hadir, agar ikut mendukung perlindungan satwa liar dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya satwa liar.

“Saya mengajak kepada jajaran Forkopimda, ikut mendukung dengan memberikan pemahaman dimasayarakat agar tidak berburu, atau memiliki apalagi memperjual belikan satwa dilindungi, sehingga eksosistem di alam tetap terjaga,” Tuturnya Wabub Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto.

Adapun atensi dan dukungan atas kegiatan pelepasliaran juga diberikan oleh perwakilan dari Forkopimda Kabupaten Malang yang mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen nyata Negara dalam upaya melakukan perlindungan terhadap keanekaragaman hayati. (Tim Malang)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *