judul gambar
judul gambar

KAPOLDASU Geram!!, Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Kutalimbaru

geram
Sumatera UtaraIndonesiaDetik.Com – KAPOLDA Sumatera Utara (Sumut) Irjen Panca Putra Simanjuntak geram dengan ulah dua penyidik kepolisian dari Polsek Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Betapa tidak geram, kedua anggota Polri itu masing-masing berinisial Aiptu DR dan Bripka RHL diduga melakukan tindak pencabulan dan pemerasan terhadap seorang wanita.

Korban diketahui merupakan istri dari seorang tersangka kasus narkoba yang sebelumnya ditangkap di kawasan wilkum Medan, Sumut.

Dalam kasus ini, Aiptu DR disebut sebagai pelaku yang mencabuli korban di sebuah hotel di Kota Medan, Sumut.

Modusnya, Aiptu DR meminta korban datang ke sebuah hotel untuk menemui pelaku dengan dalih untuk menyelesaikan kasus yang tengah menjerat suami korban.

Baca Juga:  Kapolres Belitung Timur AKBP. Jojo Sutarjo SIK.M.H. Canangkan Zona Integritas (ZI)

Korban yang percaya lantas menemui Aiptu DR di hotel yang sudah ditentukan pelaku. Di sanalah, Aiptu DR diduga mencabuli korban.

Sedangkan Bripka RHL disebut sebagai pihak yang memeras korban. Bripka RHL meminta uang sebesar Rp30 juta kepada korban.

Uang itu disebut sebagai syarat agar suami korban bisa dibebaskan dari tahanan.

geram

Buntut dugaan kasus pencabulan dan pemerasan  yang membuat geram ini, kedua penyidik Aiptu DR dan Bripka RHL kini diperiksa oleh Bid Propam Polda Sumut.

Pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan guna memastikan apakah informasi yang menyebut mereka terlibat tindak pencabulan dan pemerasan itu benar atau tidak.

Selain memeriksa dua penyidik yang diduga melakukan perbuatan di luar tugas kepolisian, Polda Sumut juga melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan mereka.

Baca Juga:  Bagi Sembako dan 100 Vaksin Disalurkan Dalam Operasi Zebra 2021

Adapun pimpinan kedua penyidik yang dimaksud adalah Kapolsek Kutalimbaru AKB Hendri Surbakti dan Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru.

“Polda Sumut juga melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru,” kata Irjen Panca Putra kepada jurnalis IndonesiaDetik.Com di Medan, pada Selasa (26/10/2021).

Tak hanya diperiksa, Kapolsek Kutalimbaru AKP Hendri Surbakti dan Kanit Reskrim Polsek Kutalimbarubahkan juga dicopot dari jabatannya.

Termasuk, kata Irjen Panca, dua penyidik Polsek Kutalimbaru Aiptu DR dan Bripka RHL yang juga dicopot dari jabatannya guna mempermudah proses pemeriksaan.

“Tadi malam yang bersangkutan sudah dicopot, termasuk kapolsek, kanit, dan penyidiknya,” ucap Kapolda Sumut dengan geram.

Panca menambahkan, dirinya mengaku prihatin atas tindakan anggotanya tersebut karena telah mencoreng institusi kepolisian.

Baca Juga:  Sat Reskrim Polres Labuhanbatu Berhasil Amankan Pelaku Penganiaya Yang Viral Di Medsos

“Ini tidak boleh dilakukan oleh seorang anggota Polri. Dia harus menunjukkan tanggung jawabnya sebagai anggota Polri yang bisa melindungi dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, kata Kapolda Sumut, orang-orang tersebut telah dinonaktifkan dari jabatannya untuk menjalani pemeriksaan internal.

“Sekarang lagi dalam pemeriksaan Propam Polda Sumut,” ujarnya.(Joe)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *