judul gambar
judul gambar

Kantor Bahasa Bengkulu Mengadakan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)

Bengkulu, Indonesiadetik.com- Untuk mengukur kemahiran berbahasa Indonesia, Kantor Bahasa Bengkulu menyelenggarakan tes UKBI yang diikuti oleh 19 orang mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia IAIN Bengkulu, dilaksanakan di Kantor Bahasa Bengkulu, Sabtu (29/2/2020).

Dalam kesempatan ini salah satu tim UKBI Kantor Bahasa Bengkulu Yusuf, S.Ag menjelaskan bahwa UKBI ini adalah sebuah tes untuk menguji kemahiran berbahasa seseorang dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia,
” Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) ini adalah alat uji untuk mengukur sejauh mana kemahiran berbahasa seseorang dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia baik untuk penutur Indonesia maupun penutur asing “, jelas Yusuf.

Selain itu Yusuf juga menjelaskan bahwa uji kemahiran ini bukan hanya untuk orang Indonesia tetapi juga untuk warga negara asing,
” Uji kemahiran ini bukan hanya untuk warga negara Indonesia saja tetapi juga dilakukan pada warga negara asing yang ingin belajar atau bekerja di Indonesia, tes ini sendiri serupa dengan tes-tes yang menguji kemahiran berbahasa asing seperti TOEFL dalam bahasa Inggris dan TOAFL dalam bahasa Arab “,tambah Yusuf.

Baca Juga:  Pratikum Keperawatan Jiwa,Mahasiswa Unived Bengkulu di BRSPDM " Dharma Guna" Kota Bengkulu

Dengan uji kemahiran berbahasa ini, diharapkan dapat memberi pengetahuan mengenai pentingnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik khususnya orang Indonesia. Adapun sertifikat dari UKBI ini juga dapat dijadikan sebagai instrumen penerimaan pegawai negeri sipil ( CPNS), sebagai pendamping ijazah bagi mahasiswa dan masih banyak manfaat lainnya.
” Ya uji kemahiran ini diharapkan dapat memberi pengetahuan mengenai pentingnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, memberikan kesempatan untuk terus mempelajari bahasa Indonesia baik untuk penutur Indonesia sendiri maupun warga negara asing, setelah mengikuti tes UKBI ini kantor bahasa akan mengeluarkan hasil berupa sertifikat yang dapat digunakan sebagai instrumen penerimaan CPNS, pendamping ijazah dan sebagainya ” Tutup Yusuf. (Iin/Repi)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *