judul gambar
judul gambar

KAN Bawan kukuhkan” Dubalang ” ,Sebagai Paga Nagari

Bawan, Agam. IndonesiaDetik.Com – Dubalang atau Hulubalang, adalah suatu lembaga (limbago) tradisional dalam sistem sosial masyarakat Minangkabau yang berfungsi sebagai penegak dan penjaga keamanan dan ketenteraman kaum serta nagari, di Minangkabau yang sudah ada sejak zaman kerajaan.

Dalam hal ini, berharap meningkatkan eksistensi Dubalang di nagari Bawan, melalui Lembaga Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bawan, Ketua beserta pengurus KAN dan seluruh ninik mamak yang tergabung dalam KAN Bawan, menetapkan anak kemanakan sebagai Dubalang para ninik mamak yang tergabung dalam KAN Bawan.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua KAN Bawan, beserta pengurus, Ketua PPUNB beserta jajaran pengurus, Walinagari Bawan, dan seluruh ninik mamak yang tergabung dalam Krapatan Adat Nagari (KAN) Bawan.

A. Dt. Kando Marajo, menyebutkan, “Dubalang yang dikukuhkan pada tanggal 27 Juni 2021 lalu, dan saat ini, adalah lembaga adat, bukan lembaga pemerintahan.
Ini merupakan salah satu bentuk, cara ninik mamak yang tergabung dalam KAN Bawan, untuk mengaktifkan kearifan lokal di Nagari Bawan.

“Dengan dikukuhkannya Para Dubalang ninik mamak ini, kita berharap agar dapat meningkatkan ketertiban dan ketenteraman bernagari.” eksistensi dubalang di tengah-tengah masyarakat menjadi penting dalam menjaga keamanan dan memperbaiki nagari.
kata Ketua KAN Bawan, itu usai melaksanakan prosesi pengukuhan “Dubalang” di Balairong Adat nagari Bawan, Sabtu (4/9).

Baca Juga:  Dit Res Narkoba Polda Bengkulu Amankan 22 Gram Sabu

Ditambahkan, “Dubalang melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan aturan adat Minangkabau. Sebagaimana dalam Perda Provinsi nomor (17 tahun 2018) Untuk melaksanakan tugasnya, dubalang punya prinsip: Kareh ditakiak, lunak disudu, yang berarti apa pun akan mereka lakukan untuk mencapai hasil optimal dari tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan kepada Dubalang demi ketenteraman dan kesejahteran kaum dan nagarinya, termasuk menindak kegiatan-kegiatan yang dapat merusak tatanan Adat.” Ulasnya lagi.

Ia juga menyebutkan, Seluruh dubalang yang telah resmi di kukuhkan itu, masing-masingnya dibekali dengan pakaian seragam dan akan di berikan SK dari Lembaga Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bawan.

Usai memberikan sambutan, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bawan, Adrian, Datuak Kando Marajo. langsung menyerahkan pakaian seragam “Dubalang” secara simbolis , kepada ketua koordinator dubalang, Nofriadi, pnk.tan majolelo.

Disampaikan, Fajri. Dt. Rangkayo Kaciak, (Sekretaris KAN Bawan) 107 (seratus tujuh) orang “Dubalang” ninik mamak yang tergabung dalam KAN Bawan, akan kembali di revisi sesuai “Perda Provinsi nomor 7 Tahun 2018 tentang Nagari.

Baca Juga:  Tunggakan Pajak Membengkak, masyarakat terbeban

“Kita telah menyarankan kepada Ketua koordinator sementara, Nofriadi. Pnk. Tan Majolelo.untuk dapat melakukan peninjauan kembali, jangan sampai ada jabatan ganda.” Tuturnya.

Walinagari Bawan, Kamiruddin. Dalam sambutannya menyampaikan, “Saya sangat mengapresiasi langkah-langkah yang telah di lakukan ninik mamak yang tergabung dalam Kerapatan Adat Nagari Bawan, pertamakali ke pedulian terhadap nagari bawan. salah satunya, mengaktifkan kembali kearifan lokal, berupa pembentukan para “Dubalang” ninik mamak nagari Bawan.

“Sebagaimana yang telang dikukuhkan beberapa bulan lalu, dan tadi secara resmi telah dilangsungkan penyerahan pakaian seragam kepada sebagian “Dubalang” untuk tahap pertama, sama-sama kita ketahui, tadi telah dijelaskan bahwa ada penambahan anggota “Dubalang” dan itu juga sudah di lakukan pengukuran masing-masing anggota.”

“Harapan kita selaku pemerintahan nagari Bawan, sangat berharap kepada seluruh “Dubalang” ninik mamak yang tergabung dalam KAN Bawan, agar dapat saling bahu membahu dalam memajukan nagari, mari bersama kita bangun “kampuang jo nagari.” Semoga seluruh “dubalang” yang telah dikukuhkan dapat bersinergi dengan lembaga-lembaga pemerintahan yang ada di nagari Bawan.”

“Terimakasih kepada seluruh peserta rapat yang telah menjalankan arahan dari Protokol Kesehatan. Ucap nyiak walinagari yang dikenal santun itu mengakhiri.

Baca Juga:  Pendamping BSP Mura kecewa, Jelang lebaran tali asih/insentif tak keluar

Kepada Media Musrizal. salah seorang “Dubalang” menegaskan “Demi tegaknya tatanan Adat salingka nagari Bawan, kami para dubalang ninik mamak yang tergabung dalam KAN Bawan, siap di garda terdepan dalam melawan kedzoliman yang ada di nagari bawan, kami seluruh “Dubalang” akan berbimbing tangan dalam menegakkan tatanan Adat di nagari Bawan.” Tegasnya.

Ditambahkan, “kami akan bertindak tegas, jika ada kegiatan-kegiatan yang memicu kumuhnya tatanan adat nagari Bawan.” Tutupnya.

Zainal tanjung, salah seorang “Sesepuh” nagari bawan. Dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya terhadap Jajaran pengurus Lembaga KAN dan seluruh ninik mamak yang tergabung dalam KAN Bawan. “Kami sangat berterimakasih kepada ninik mamak, yang telah mengukuhkan sejumlah anak kemanakan sebagai “DUBALANG” Ninik mamak yang tergabung dalam KAN Bawan”

“Pesan kami kepada seluruh Dubalang” tolong jalankan jabatan yang telah di amanahkan oleh para ninik mamak kita. sebagaimana Tugas pokok dan pungsinya. Jangan sampai Adat salingka nagari Bawan, di otak-atik oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.” Ucapnya.

“Kokohkan pendirian dan tegakkan kebenaran, jangan pernah ragu menindak para pendzolim, pecahkan permasalahan secara bersama-sama.” Pungkasnya. ( fendy st mudo)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *