judul gambar

Kades Air Putih Bengkulu Tengah ” Asnaun” : Tersinggung, Saat Ditanya Perihal Kehilangan Kelapa Sawit Warga

Bengkulu, Bengkulu Tengah, indonesiadetik.com – Aksi pencurian kelapa sawit di sekitaran Air Sebakul, Air Putih , Padang Ulak Tanjung Kecamatan Kembang Seri Kabupaten Bengkulu Tengah akhir-akhir ini marak terjadi, hal tentunya sangat merugikan sang petani pemilik kebun kelapa sawit dan cukup meresahkan warga.

 

Saat ditanyakan via pesan WA ke Kades Air Putih ” Asnaun” perihal pencurian kelapa sawit, beliau merasa kurang enak dengan keterangan pencurian kelapa sawit yang ditanyakan ke diri nya, beliau merasa dituduh dan atau menuduh desa Air Putih pencuri kelapa sawit, seolah – olah atau seakan pelaku pencurian kelapa sawit itu dirinya atau warganya, entah mengapa beliau merasakan hal seperti itu, padahal saat ditanyakan “apakah ada laporan warga nya terkait pencurian kelapa sawit, malah seorang Kades Air Putih Kecamatan Kembang Seri Kabupaten Bengkulu Tengah, “Asnaun” merasa tidak nyaman tentang pertanyaan kejadian pencurian kelapa sawit, yang berbalik pertanyaan itu membuat dirinya atau warganya dituduh pencurian sawit. Rabu, (30 Nov 2022)

Kades Air Putih

Wartawan : “Pak Kades cakmno perihal info kejadian kasus pencurian kelapa sawit di desa Air Putih”

Ado dak warga yg melapor kehilangan kelapa sawit ke perangkat desa 

Mohon informasi nyo pak kades

🙏🙏🙏”

Kades : ” Sawit siapo yg hilang, klo aku blm tau, kalu dia lapor dg kau, ya peroses ajo dg kau,”

wartawan : Ok Terima kasih informasi Pak Kades

Kades : “Yg itu Idak penting , tadi kau nayo yg maling, siapa yg sawit nyo hilang,  jawab”

“Yg hilang sawit siapo, yg maling nyo siapo, kau nuduh, desa kmi, maling,”

Wartawan : 👆Nuduh apo pak kades Pahami dulu, kan aq bertanya ado di wilayah pak kades yg melapor kehilangan kelapa sawit

Jawab pak kades tidak ado. Ya sudah Aq jawab terimakasih informasi nyo

Jadi yg nuduh siapo ????

Kades : Yg nuduh itu kau, kau baco ulang ,wa kau

wartawan : Dimano ado keterangan nuduh nyo Pak Kades, Malahan pak kades yg nuduh

kades : Itu kan kejadian, nuduh kan , aku udah kordinasi dg hukum,

wartawan : Mantapa

Kades : Cak calak , kau ni,

Wartawan : Kato lah koordinasi dg hukum

Yo mantap itu pak, Biar tambah jelas dio”.

Hal senada disampaikan oleh salah satu pekerja pemanen sawit, ‘”Z”‘ ( yang tidak mau disebutkan identitasnya), saat menerangkan perihal sering nya kehilangan buah TBS ( Tandan Buah Segar ) kelapa sawit pada beberapa kebun kelapa sawit milik bosnya, yang selama ini diamanahkan ke beliau selaku pemanen nya, terkadang baru mau lakukan pemanenan sesuai urutan waktu panen ataupun rotasi panen ternyata kelapa sawit yang akan dia panen sudah di curi pihak lain yang hingga saat ini belum di ketahui oknum pelaku pencuri spesialis kelapa sawit Air Sebakul, Air Putih, dan Padang Ulak Tanjung ( dulu disebut Talang Jarang) ungkapnya.

Baca Juga:  Mobil Oknum PUPR Kaur Hantam Warga Lagi Parkir

 

” saya pak sejak dalam bulan Januari hingga November 2022 ini sering kehilangan kelapa sawit pada beberapa kebun kelapa sawit milik bosku, padahal itu adalah mata pencaharian saya selaku pemanen sawit, kalau kelapa sawit nya sudah hilang di curi oleh orang, maka saya akan merugi tidak mendapatkan upah panen dari kebun kelapa sawit yang sudah direncanakan jadwal panennya dan terpaksa menunggu jadwal panen berikut nya ternyata sudah kecurian lagi, semisalnya hari ini, ternyata buah sawit / TBS yg akan dipnanen ternyata sudah hilang di curi orang, ini sungguh merugikan saya dan pihak pemilik kebun kelapa sawit, sang pemilik tentu akan berpikiran negatif tentang saya, jangan – jangan tukang panen inilah yang telah bekerja sama dengan oknum pelaku spesialis pencuri kelapa sawit’, ungkapnya disela-sela mengumpulkan kelapa sawit.

Baca Juga:  Kapala Desa Benua Ratu Peduli Masarakat Menjeguk Orang Sakit

 

lebih lanjut ‘Z’ mengungkapkan ada kemungkinan para pelaku pencuri kelapa sawit ini diduga dilakukan oleh orang-orang sudah cukup mahir dalam pemanenan sawit, karena dalam proses pengangkutan kelapa sawit hasil curian itu terhitung relatif cepat, dan sulit terpantau proses pengangkutan dan tempat penjualannya, ada kemungkinan diduga buah sawit hasil curian di jual kepada para penampung / toke sawit terdekat, ungkapnya kesal.

 

Terpisah dengan ‘Z’ si pemanen sawit, Ibu Titin Sumarni Selaku Kades Desa Air Sebakul Kecamatan Kembang Seri Kabupaten Bengkuku Tengah , saat di hubungi awak media, masih di Polres ( tidak diketahui pada Polres Mana) saat ditanyakan prihal pencurian Kelapa Sawit, beliau mengungkapkan pada sekitaran kantor Kades Air Sebakul Kecamatan Kembang Seri sekitar dua hari yang lalu terjadi kehilangan atau pencurian TBS Kelapa sawit yang hingga hari ini ( Rabu, 30 Nov 2022) belum di ketahui oknum pencuri nya, ungkap beliau saat di telepon via WA Call, sembari pamit menutup telponnya.

Baca Juga:  DPRD Kota Bengkulu Setujui Raperda APBDP Tahun 2020

( PARIZAL )

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.