judul gambar

Jangan Ambil kesempatan dikatakan dengan Tegas!!, Ancaman Bobby-Aulia ke Rumah Sakit yang ada di Medan

Medan Sumut | IndonesiaDetik.Com – Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution dan Wakil Wali Kota Aulia Rachman ‘mewarning’ rumah sakit yang ada di kota Medan yang meminta uang atau melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap pasien COVID-19. Menantu Presiden Jokowi itu, mengancam akan menuntut rumah sakit, bila ditemukan hal tersebut.

“Rumah sakit yang minta biaya akan kita tegur. Kita lihat mengikuti peraturan atau tidak?. Ini di tengah pandemi COVID-19, bencana non-alam jangan ambil kesempatan,” sebut Bobby Nasution dikatakan kepada wartawan Media Online IndonesiaDetik.Com di Medan, pada Jumat 6 Agustus 2021.

Bobby Nasution juga menjelaskan aturan biaya penanganan pasien COVID-19, bahwa seluruhnya ditanggung oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan. Jadinya, diberikan gratis, tanpa dipungut biaya sama sekali.

Baca Juga:  Anggota Satgas Bantu Bangun Tempat Parkir SD N 03 Maek

“Sudah jelas biaya ditanggung pemerintah. Kalau ada rumah sakit meminta biaya laporan kami, khususnya kasus berat. Ini ditanggung langsung Kementerian Kesehatan,” kata Bobby Nasution.

Terpisah Wakil Wali kota Medan Aulia Rachman juga mengungkapkan bahwa pasien COVID-19 yang tidak ditanggung dengan kriteria Orang Tanpa Gejala (OTG). Namun, OTG sekarang ditanggung biayanya oleh Pemerintah Kota Medan. Bila menjalani perawatan di isolasi terpadu di Kota Medan dan Kalau pergi kita ganti saja Direkturnya dari TNI supaya lebih tertib, ucap beliau.

“Yang tidak ditanggung seperti OTG, masuk ke Isoter kami tanggung. Gratis semuanya,” ungkap Bobby Nasution suami Kahiyang Ayu itu.

Bobby Nasution menegaskan kembali dengan kondisi pandemi COVID-19, kondisi ekonomi masyarakat terpuruk terkena imbas. Jangan lagi, rumah sakit membebankan dengan biaya tidak jelas. Hanya untuk mencari keuntungan pribadi.

Baca Juga:  Mesjid Al munawarah Kambing Tujuh laksanakan kegiatan khatam Quran

“Kalau ada rumah sakit, meminta-minta uang, kita tegur. Kalau seperti itu, kita tutup saja itu. Tidak bagus itu. Karena menyulitkan masyarakat,” tutur Bobby Nasution.(Joe/Tim)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.