judul gambar

Jalan Antar Desa Di Wilayah Kecamatan Sumber Barito Kabupaten Murung Raya Sangat Memperihatinkan

KALTENG, Indonesiandetik.com- Menurut data yang pernah di sampaikan oleh beberapa warga hampir di semua desa-desa, yang pernah kami kunjungi, tidak lain dan tidak bukan semua pada keluhan yang sama, yakni kondisi jalan yang sangat memperihatinkan dan hampir sudah tidak layak untuk digunakan atau dilalui. Jum’at, (09/12/2022)

jembatan penghubung, dan jalan tembus antara desa, adalah salah satu akses yang sangat penting dan sangat di butuhkan oleh semua kalangan masarakat.

Untuk mempermudah segala keperluan transportasi jalur darat, dari tingkat desa menuju kecamatan dan kabupaten Murung Raya, yang mana dari semua kecamatan-kecamatan yang ada di kabupaten murung raya ini, satu satu nya kecamatan sumber Barito lah salah satu dari kecamatan tertua, yang masih belum memiliki akses jalan darat yang layak pakai, atau belum pramanen. Dari info di beberapa media sosial yang di rilis dan di posting oleh beberapa pengguna akun Facebook, dll.

 

Baca Juga:  TP - PKK Kelurahan Bukittinggi gelar Jambore dengan melakukan berbagai Perlombaan

Yang kami lihat dan kami baca selaku awak media, kami sangat merasa perihatin, sehingga kami juga menyempatkan waktu untuk turun ke lapangan demi mencari fakta dalam informasi , ternyata hal tersebut sangatlah benar kalau jalan tembus antar desa dan jembatan penghubung nya sudah rusak parah dan sudah tidak memungkinkan lagi untuk di gunakan, terkecuali ada tindakan-tindakan yang lebih lanjut, guna untuk perbaikan sekaligus pembinaan jalan tersebut dari pihak pemerintah instansi terkait.

Pengajuan usulan dari hasil musyawarah dari semua kalangan, tokoh masarakat, ketua RT, semua kepala desa, lurah dan camat, di usulkan ke pihak pemerintah instansi terkait untuk bisa di perhatikan dan di tindak lanjuti sebagaimana yang sangat di harapkan oleh semua kalangan masarakat.

Transportasi para petani kebun dan melestarikan semua usaha masarakat, misalkan mempermudahkan warga desa untuk berobat menuju rumah sakit, ke kecamatan Kapolsek, dll. Seperti yang pernah di sampaikan oleh salah satu tokoh masarakat yang enggan di sebut namanya “kalau selama ini kami sangat merasa kesulitan disebabkan akses jalan yang sudah kami anggap tidak layak pakai, misalkan di desa tetangga ada warga kami yang sakit ataupun meninggal, maka kami terpaksa harus naik perahu, walapun berangkat di tengah malam. Meskipun di saat arus air deras dan banjir pun kami terpaksa ambil resiko” ucap beliau, pada saat berbincang dengan kami selaku awak media Indonesiadetik.com

(Red)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.