judul gambar
judul gambar

Inspektorat Audit Dugaan Korupsi DD Jeranglah Tinggi

Bengkulu Manna, IndonesiaDetik.Com– Kepala Inspektorat Bengkulu Selatan, Hj Diah Winarsih SH mengaku pihaknya melakukan audit terhadap kegiatan pembangunan di Desa Jeranglah Tinggi, beberapa tahun lalu. Hal itu untuk memastikan apakah kegiatan tersebut merugikan keuangan negara. “Audit sudah kami lakukan untuk menghitung kerugian negaranya,” katanya.

Penghitungan kerugian negara tersebut atas permintaan penyidik unit tindak pidana korupsi (tipikor) Satreskrim Polres BS. Sehingga setelah hasil audit tersebut selesai, akan menjadi dasar mereka memelakukan tindaklanjut.
” Kita diminta untuk menghitung kerugian negaranya,” ujarnya.

Dijelaskan Mbak Win, meskipun sudah melakukan audit hanya saja dirinya belum bisa memberitahukan jumlah kerugian negaranya. Dirinya beralasan, dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan penyidik unit tipikor satreskrim Polres BS. Sekaligus menyerahkan hasil audit pihaknya. Setelah itu tugas Polres BS untuk menindaklanjutinya.
“Dalam waktu dekat ini akan kami sampaikan ke Polres hasil audit petugas kami,” terangnya.
Kapolres BS, AKBP Judo Trisno Tampubolon SH SIK MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Gajendra Barbiandri Strk SIK MH mengaku saat ini pihaknya masih menunggu hasil audit dari inspektorat BS. Sebab untuk menghitung kerugian negaranya, pihaknya memint bantuan dari inspektorat. Sehingga hasil audit tersebut menjadi tindaklanjut dari pihaknya.

Baca Juga:  Antrian Panjang Karena BBM Langka, Polisi Jaga di SPBU

” Kami menunggu penyerahan hasil audit dari inspektorat,” ujarnya.

Sebelumnya Polres BS menerima laporan dari masyarakat ada dugaan korupsi Dana Desa (DD) di Desa Jeranglah Tinggi, Manna. Sehingga pihak penyidik tipikor Polres BS menindaklanjutinya dengan memanggil saksi-saksi. Lalu meminta auditor dari inspektorat BS mengauditnya untuk menghitung kerugian negara. (Lidya)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *