judul gambar

Hingga Saat ini Warga masih Resah, Judi yang makin merajalela di Desa Durin Simbelang

PancurBatu Sumut | IndonesiaDetik.Com – Hingga sampai saat ini pada Senin malam (9/8/21) praktik judi jenis dadu di Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang tetap saja masih beroperasi.

Hal ini membuktikan bahwa para pengelola judi dadu di desa Durin sembelang sepertinya tidak gentar pada aparat kepolisian selaku aparat penegak hukum di wilayah Kec.Pancur Batu.

Hasil penelusuran langsung wartawan Media Online IndonesiaDetik.Com ke lapangan bersama Tim dan dari masyarakat yang tidak ingin disebut namanya mengatakan bahwa pengelola diduga sudah “main mata” dengan oknum aparat. Sehingga lapak judi tersebut dapat berlangsung hingga sekarang di waktu malam hari sekitar pukul 22.03 Wib s/d Selesai di Pelataran Parkir hingga cek langsung ke lokasi permainan Judi.

Bahkan jika ada pengerebekkan dari pihak aparat, lokasi sudah sepi lantaran informasi penggrebekan sudah bocor terlebih dahulu.

Baca Juga:  SMPN 8 Kaur Kirim 2 Peserta Ikuti Jamnas di Cibubur

Tindakan pengelola lapak perjudian ini jelas – jelas melecehkan aparat penegak hukum karena nekat melanggar undang undang sesuai Pasal 303 ayat (1) KUHP, berbunyi : Diancam dengan kurungan paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah.

Namun pengelola perjudian yang mana dalam hal ini diatur oleh Saudara Kelana Tarigan yang selalu katanya menghadapi para wartawan, jenis dadu, judi tembak ikan di Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu jelas jelas tidak menghiraukan undang-Undang Tersebut.

Disaat Pandemi Covid-19 yang masih juga belum usai dan tanpa mengindahkan Protokol Kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah Daerah serta Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Panca Putra Simanjuntak beserta jajarannya.

Wargapun bingung kenapa hal ini bisa terjadi. Padahal saat ini Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak tegas memerintahkan seluruh jajarannya termasuk Polrestabes Medan untuk agar segera membubarkan semua jenis kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan di tengah masa pandemi covid-19.

Baca Juga:  Penanda Tanganan MoU Antara Kejari Dan Pemko Dumai Serta Gunting Pita Peresmian Rumah Restorative Justice Oleh Kajati Riau

Kegiatan perjudian di Desa Durin Simbelang tersebut diduga sudah berlangsung hampir satu tahun dan belum pernah sekali pun polisi berhasil menangkap pemilik lokasi dan bandarnya.

“Nah, ada apa? Kenapa polisi tak pernah bisa menangkapnya? Tapi pertanyaan sebenarnya bukan itu. Tapi maukah polisi menangkapnya?,” papar warga penuh kesal.

Pengamatan awak media ini, untuk menuju ke lokasi perjudian nomor satu di Kawasan Deli Serdang ini, pengunjung harus membuka kaca mobil yang dimana ada beberapa portal dijaga oleh sejumlah pria yang  suruhan dari bos pengelola lokasi perjudian.

“Kami sih sebenarnya resah bang, karena banyak pemain judi yang datang dari luar daerah ke lokasi ini, untuk bermain judi dadu putar, banyak jenis perjudian di dalam, kami sebagai warga hanya bisa pasrah saja desa kami ini dijadikan lokasi judi, habis kami tidak berani melawan mereka, karena saya dapat kabar bahwa pengelola judi itu juga dekat dengan aparat dan petingginya,” ujarnya.

Baca Juga:  SPRI Surati Kepala Daerah dan Menteri Terkait UKW dan Verifikasi Media

“Lokalisasi judi tersebut hanya tutup siang saja bang malamnya mereka ramai, kalau kami sih warga setempat jangan dibawa-bawa nama kami ya bang, karena kami takut kenapa kenapa, kalau bisa sih langsung dari Mabes Polri yang gerebek lokasi judi itu.” pungkasnya.

Sementara Dirkrimum Poldasu Kombes Tatan Dirsan Atmaja saat di konfirmasi wartawan Melalui Pesan Singkat mengatakan ” Nanti kita selidiki dan akan kita tindak lanjuti “tutupnya. (Joe/Tim)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.