judul gambar
judul gambar

Hari Kebangkitan Nasional Lapas Narkotik Siantar Buka Pelatihan Keterampilan WBP

Siantar-Simalungun | IndonesiaDetik.Com – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-113, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotik Klas IIA Siantar membuka pelatihan keterampilan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kalapas Narkotik Klas IIA Siantar EP Prayer Manik mengaku pihaknya sebagai orang nomor satu di Lapas Narkotik Siantar menginginkan agar para WBP yang tengah menjalani rutinitas di dalam binaan Lapas Narkotik Klas IIA Siantar agar bisa produktif.

“WBP yang ikut serta dalam pelatihan ini sebanyak 120 orang di mana ke semuanya merupakan warga binaan yang sudah tidak lama lagi akan keluar dari sini dan bergabung kepada masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Prayer Manik ini, Kamis (20/5/2021).

Baca Juga:  Dinas Sosial dan Satpol PP Kota Bukittinggi Memfasilitasi Pemulangan anak terlantar dan Disabilitas

Pria berbaju kemeja coklat ini menyatakan tujuan pelatihan ini agar para WBP yang apabila sudah keluar bisa diterima masyarakat dan bisa menghidupi keluarganya serta bisa menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kita buat ada beberapa jenis pelatihan dan keterampilan yang dibuat dan diikuti sebanyak 120 orang WBP,” ungkapnya.

Dikatakannya, dalam keterampilan ini pihak Lapas Narkotik Klas IIA Siantar dalam pengerjaan pelatihan dan keterampilan bagi para WBP bekerjasama dengan Yayasan Lentera Pertiwi Sumatera.

“Dalam pengerjaannya kita bekerjasama dengan kawan-kawan Yayasan Lentera Pertiwi Sumatera. Jadi mereka yang memberikan keterampilan pelatihan kepada WBP kita,” jelasnya.

Prayer Manik juga menyatakan dalam pelatihan keterampilan ini pihaknya memiliki tiga tahapan, pertama agribisnis, manufaktur dan jasa. Rinciannya, untuk agribisnis meliputi pertanian cabai, pertanian tomat, pertanian bawang merah, dan peternak ayam.

Baca Juga:  WARKOP GELAS BATU 7 DI NEGRI LAMA LABUHAN BATU TELAH DIBUKA DI MASA PANDEMI

Untuk tahap kedua yakni manufaktur meliputi paving blok, pembuatan pot bunga minimalis dan sablon. Sedangkan tahap ketiga jasa yang meliputi kerajinan tangan dan pengolahan sampah.

“Pelaksanaan pelatihan keterampilan ini dilakukan agar bermanfaat bagi para WBP agar mereka produktif dan bisa menghasilkan sehingga nantinya saat sudah keluar dari sini, mereka bisa berproduksi seperti apa yang sudah mereka dapatkan selama mendapat pembinaan dari kita,” harapnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Lentera Pertiwi Sumatera Nata Simangunsong menyatakan kegiatan merupakan hal yang positif. “Kita mengapresiasi kinerja yang dibuat pak Prayer sebagai Kalapas Narkotik Klas IIA Siantar. Karena memang mereka nantinya juga akan bergabung kembali kepada masyarakat luas,” katanya.(Joe)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *