judul gambar

Gubernur Sumsel Larang Meminta Sumbangan Pembangunan Masjid Dijalan

Musi Rawas, indonesiadetik.com – Jika sebelumnya Gubernur Sumsel, H. Herman Deru’ hanya memeberi himbauan mengenai larangan meminta sumbangan pembangunan rumah ibadahdijalan, kini secara resmi beliau mengeluarkan surat resmi mengenai larangan tersebut.

Larangan tersebut termuat dalam Surat Edaran (SE) Nomer 338/0075/B.Kesra/2021. Yang mana berisi tentang larangan minta sumbangan atau pungutan dijalan umum, terutama untuk pembangunan ataupun perbaikan rumah ibadah.

Surat Edaran sudah secara resmi ditandatangani Gubernur Sumsel pada hari Kamis 12 Januari 2021 yang lalu dan mulai berlaku sehari sesudahnya.

Dikutip dari pernyataan beliau pada Jumat 15 Januari 2021 yang lalu saat safari disalah satu Masjid dikota Palembang, beliau mengatakan “saya tidak tega melihat maraknya masyarakat meminta sumbangan untuk membangun Masjid memakai tong dan jaring ikan dijalan raya. Disisi lain itukan bisa mengancam keselamatan mereka dan pengguna jalan, maka dengan instruksi ini semua termasuk Dinas perhubungan (Dishub)’ cegah jangan sampai ada pungutan dijalan” harap Deru.

Baca Juga:  Komisi lll DPR RI Apresiasi Peran Dan Inovasi Polda Jatim Tangani Covid-19.

Maka dengan itu, Bapak Herman Deru mengharapkan masyarakat bisa meninggalkan kebiasaan pemungutan dijalan yang bisa merendahkan nilai-keagamaan, dan mulai melakukan tata cara yang baik dan benar.

“Ada rencana pembangunan atau renovasi Masjid sampaikan kepemerintah secara benar, kami sangat terbuka untuk masalah ini. Kita cari solusinya bersama Seperti sekarang buktinya, pengurus Masjid memasukkan surat sebagai syarat taat administrasi’ setelah itu kita resmikan Masjid ini secara bersama-sama” pungkasnya.

Mengingat dikabupaten Musi Rawas masih banyak yang melakukan pungutan dijalan, sebagai warga yang baik mari sama-sam kita patuhi Surat Edaran yang telah dikeluarkan Gubernur Sumsel tersebut.

Dok. Solikhin Leo

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.