judul gambar

Dugaan Manipulasi Supir Grab Berkedok Jasa Sewa Pengangkutan Dalam Program Kepemilikan Unit Mobil Grab

Medan Sumut|- IndonesiaDetik.Com – PT. Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) diduga telah melakukan manipulasi perjanjian kontrak terhadap karyawannya dalam hal ini supir Grab yang juga merupakan salah satu mitra pihak kedua dari Aplikasi Akun Grab Car.

Pada saat pembacaan Nota Pembelaan saat sidang terbuka yang ke 21 kalinya di ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri Medan, terhadap salah satu dijadikan terdakwa oleh PT. TPI adalah Febri Sihombing menjadi korban yang diduga telah dikelabui oleh Perusahaan Jasa Pengangkutan tersebut.(22/9/21)

Dimana telah dinyatakan dari awal perjanjian kontrak dalam hal PERJANJIAN PENYEWAAN UNTUK PENYEDIA LAYANAN KENDARAAN BERPENGEMUDI bukan Atas Kepemilikan Unit Mobil.

Ada Kejanggalan dalam hal kasus ini ungkap “Febri Sihombing” selaku yang sudah dijadikan terdakwa karena dari awal dalam melakukan perjanjian sampai berjalan hingga terjadi dugaan tindak pidana penggelapan dikenakan pasal 372 KUHPidana oleh PT. TPI kesannya tidak jelas mulai dari Somasi pihak PT. TPI dengan mau mempidanakan saya, padahal kita selalu taat akan hukum dan selalu membayarkan terkait utang piutang pembayaran iuran mobil selama kurang lebih sudah 5 Tahun lamanya.

Baca Juga:  Sebagai Tanda Hormat, Kapolda Riau Ziarahi Makam Pendiri Kota Pekanbaru

Dan beliau juga mengungkapkan bahwa semua hanya kebohongan saja setelah dari awal pembicaraan sampai setelah menjadi proses yang dia rasa tidak melanggar hukum, mobil pun disita oleh polisi tanpa ada surat perintah penyitaan dari pengadilan.

Disamping itu beliau pun didampingi oleh IFM Law Firm Advokat Legal Consultant yang diwakili oleh Nasiruddin,SH dan Eko Prasetia Siregar, SH , M.kn menyatakan bahwa memang ini sepertinya cacat hukum sepenuhnya.

Terdakwa Febri Sihombing tidak terbukti secara sah akan tindak pidana penggelapan karena dari awal pun PT. TPI hanya menyiapkan perjanjian sewa-menyewa kendaraan bukan untuk atas kepemilikan mobil, ucap Nasiruddin, SH dalam pembacaan Pledoi dalam sidang tersebut.

Baca Juga:  Kapolda Riau Berikan Penghargaan Kepada 41Personil Yang Berprestasi

Adapun Harapan terdakwa Febri Sihombing kepada Pengadilan Negeri Medan dapat betul-betul melihat kebenaran yang sesungguhnya, dan membebaskan dari segala tuntutan hukum yang sudah dijerat kepadanya.(Joe)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.