judul gambar

Disambar Kereta Api, Warga Desa Pon Terkapar dan Kepala Bocor

SUMUT | IndonesiaDetik.Com – Hari Akbar (20) warga Dusun I Desa Pon Kecamatan Sei Bamban – Sergai, ditemukan warga terkapar di parit disisi rel Kereta Api di kawasan l Dusun I Gardu Desa Pon kecamatan Sei Bamban, pada Kamis (12/8/2021) siang.

Kanit Reskrim Polsek Firdaus, Ipda Maruli Sihombing yang langsung ke TKP (Tempat Kejadian Perkara), berhasil menemukan bungkusan plastik lem yang mengandung zat adiktif dan 1 buah kacamata, persis dimana korban ditemukan warga.

Warga yang berdomisili dipinggiran rel kereta api, hanya mampu memberikan keterangan tapi enggan menyebutkan identitasnya, dan katanya “takut nanti dipanggil panggil Polisi untuk jadi saksi”.

“Setelah kejadian dan kami temukan korban, lalu kami beritahu keluarganya yang rumahnya tak jauh dari sini. Dan langsung dibawa ke Rumkit Melati Desa Pon, yang nampak lukanya hanya dikepala bagian kiri tapi, waktu kejadian saya memang nggak nampak. Cuma mem bantu mengangkat, itupun setelah kejadian”, ucap Agus Salim (44) warga setempat.

Baca Juga:  Eks Teratai Santuni Anak Yatim di Al-Arif pada HUT Brimob Ke 76

Sementara dari beberapa warga lainnya mengatakan, ”kalau korban ini hampir tiap hari mainnya kemari, akan tetapi tak mau gabung sama warga disini dan lebih senang menyendiri dan bermain sendirian seperti orang stress”, ucap warga yang mengaku Ibu rumah tangga itu.

Korban yang mendapat pertolongan dan dibawa ke Rumkit Melati di Desa Pon, terlihat belum sadarkan diri dan keterangan dari Perawat, lukanya ada dibagian kepala sebelah kiri.”

Bekas benturan benda keras kayaknya”, jelas perawat.
Orangtua korban,Bina Wahyuni (39) ketika dikonfirmasi di rumah sakit Melati menjelaskan, ”Hari Akbar ini anak pertama kami, dan kerjanya juga serabutan dan orangnya pendiam. Kami tadi dikasitahu oleh tetangga kalau si Hari ditabrak kereta api, dan kemudian kami bergegas ke-lokasi dan langsung membawanya kemari”, jelas Ibu korban.

Baca Juga:  70 Anak Mendapatkan Khitan Gratis Dari Koperasi Master Karyawan King

Selain personil Polsek Firdaus, terlihat 2 orang personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), juga berada di lokasi dan ke rumah sakit Melati.
Keterangan dari Kepala (SEP) stasiun Kereta Api Sei Rampah, sesuai laporan dari Masinis bernama Panji, mengemudikan Loki KA Putra Deli U6, diduga ketika di perlintasan KM 65 + 000 Sei Rampah – Sei Bamban ada menyenggol orang, jelas Sep Stasiun Sei Rampah.

Kapolsek Firdaus AKP Idham Halik melalui Kanit Reskrim, Ipda Maruli Sihombing di Rumkit Melati kepada personil Lantas mengatakan, ”sementara kita yang menangani dulu, nanti untuk kasusnya kita serahkan”, ucapnya kepada personel Lantas Polres Sergai yang datang.(Joe)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.