judul gambar

Diduga Agen LPG 3 Kg Di Wilayah 2 Kecamatan Melanggar Aturan

Bengkulu Kaur, indonesiadetik.com – Berdasarkan hasil wawancara wartawan indonesiadetik.com sdr. Yayan Putra Budianda kepala biro kaur dan sdr. Risdianto Wartawan berindonews.com, didapat informasi dari warung-warung bahwa agen LPG 3 kg a.n. Ferwansyah yang beralamat di desa Pajar Bulan kecamatan Kaur Tengah Kabupaten Kaur dan agen LPG a.n. Hasbullah yang beralamat di desa Tanjung Pandan Kecamatan Kaur Tengah Kabupaten Kaur telah menjual gas LPG 3 Kg ke warung-warung.

Setelah kami konfirmasi ke agen a.n. ferwansyah membenarkan bahwa yang bersangkutan menjual ke warung-warung kepada warga UKM tetapi keterangan agen LPG ini bertentangan apa yang diterangkan oleh narasumber kami di lapangan yang namanya belum dapat disebutkan.

Baca Juga:  Gencar Konsolidasi Dan Sosialisasi, Masyarakat Menggantungkan Harapan

Adapun keterangan narasumber kami mengatakan bahwa mereka mendapat LPG 3 kg ini dari agen wan maksudnya agen LPG sdr. Ferwansyah di atas dan narasumber ini tidak melakukan usaha UKM sebagaimana dimaksud sdr agen LPG tersebut. Di samping itu, kami mendapati bahwa gudang penyimpanan kami temui tidak terpasang alat pemadam kebakaran dan timbangan. Berdasarkan regulasi yang ada merupakan suatu kewajiban agen LPG untuk memasang alat sebagaimana dimaksud dan larangan keras kepada agen LPG 3 kg menjual ke warung-warung.

Sedangkan agen LPG 3 kg a.n. Hasbullah mengakui secara jujur bahwa dia menjual ke warung-warung karena jika tidak ke warung-warung, gas kami sulit habis, ujar Hasbullah. Ini sangat sesuai apa yang dijelaskan oleh narasumber kami hasil wawancara. Mengenai alat pemadam kebakaran dan timbangan pada gudang agen LPG bapak Hasbullah tidak ditemui.

Baca Juga:  Kilas Balik Seorang "Ramlan Nurmatias"

Dari kedua agen ini telah menjual LPG 3 kg melebihi dari HET sesuai apa yang diterangkan oleh narasumber hasil wawancara.

Sementara agen LPG 3 kg a.n. Thamrin yang beralamat di desa Sukarja kecamatan tetap kabupaten kaur. Berdasarkan hasil wawancara didapat keterangan bahwa yang bersangkutan mengakui telah menjual LPG tersebut ke warung-warung sedangkan mengenai harga penjualan telah melampaui harga eceran tertinggi. Hal ini sesuai keterangan di dari narasumber hasil wawancara yang namanya belum dpat disebutkan. Juga kunstruksi gudang tidak sesuai regulasi yang ada dan tidak didapati alat pemadam kebakaran serta timbangan.

kami selaku wartawan indonesiadetik.com dan berindonews.com, kiranya kepada seluruh agen LPG 3 kg di wilayah pemerintahan kabupaten kaur untuk mentaati regulasi yang ada dan kepada penegak hukum segerah menindak tegas pelaku atau oknum agen LPG 3 kg yang tidak mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Yayan)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.