judul gambar
judul gambar

Dalam Keterangan Persnya, Muhammad Nur Jelaskan Keabsahan Legalitas Pendidikannya

Muhammad Nur
Ketika memberi keterangan pers (foto : M.Khosir AMN/IndonesiaDetik.Com)

KEPULAUAN MERANTI RIAU – IndonesiaDetik.Com – Muhammad Nur yang pernah menjabat satu priode Kepala Desa Penyagun Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau, diterpa Isu politik terkait keabsahan legalitas pendidikannya.

Pada saat ini Muhammad Nur mendaftarkan diri lagi sebagai calon Kepala Desa Penyagun tahun 2021- 2027 dengan nomor 2 itu santer diisukan tidak tamat Sekolah Madrasah Ibtidaiya (MI) sederajat Sekolah Dasar (SD), maka untuk mengklarifikasi hal tersebut Muhammad Nur menjelaskan kepada sejumlah wartawan pada 15/10/2021 di Selatpanjang.

Pada keterangan persnya ia membeberkan bahwa isu dan informasi yang menyebutkan dirinya tidak lulus sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Darun Na’im Penyagun hal tersebut tidak benar, Muhammad Nur mengaku Ijazahnya hilang, namun telah diurusnya sesuai prosedur, ucapnya seraya menunjukan berkas legalitasnya.

Baca Juga:  Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg, Bhabinkamtibmas Pastikan Prokes Covid-19

Dari berkas data legalitas pendidikannya yang ditunjukkan kepada sejumlah wartawan tercatat mulai sekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darun Na’im tersebut pada tahun 1977 dan lulus pada tahun 1983, iapun melanjutkan jenjang pendidikannya ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) ditempat yang sama pada tahun 1984 sampai dengan tahun 1985 hanya satu tahun (tidak tamat-red), jelas M.Nur.

Dan Muhammad Nur pun menunjukkan Ijazah dari hasil mengikuti Ujian Nasional Program Paket B yang sederajat dengan Ijazah Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah tahun 2013 dengan nomor peserta ujian, 12-005-043-6 penyelenggara ujian/asal lembaga, PKBM Indah Permata Desa Semukut Kecamatan Pulau Merbau.

Dalam keterangan persnya Muhammad Nur juga menunjukkan surat keterangan dari Kementrian Agama kantor Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah menerbitkan surat keterangan dengan nomor, KD.04.12/2/PP.00/251/2015, berdasarkan surat keterangan dari Kepala MI Darun Na’im Desa Penyagun dan surat keterangan kehilangan dari Kepolisian nomor ; LKB/18/II/2015/SKP, menerangkan nama Muhammad Nur waktu itu umur 46 tahun tempat tanggal lahir Penyagun 15 Mei 1969 jenis kelamin laki-laki benar bahwa nama diatas pernah menjadi siswa di MI Darun Na’im Penyagun dan telah lulus pada tanggal 31 Mei 1983, yang diterbitkan pada tanggal 24 Februari 2015 yang ditandatangani oleh kepala kantor kementrian agama kabupaten kepulauan Meranti waktu itu Drs.H.Miskam,MA.

Baca Juga:  Komplotan Begal Taksi Online Ditembak, 2 Lagi Diburu

Laporan : M.Khosir AMN

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *