judul gambar

Bupati Nganjuk Terjaring OTT, ASN Kaget, Pejabat Lainnya Bungkam Seperti Layaknya Sedang Sakit Gigi

Ruang Sub Bidang Mutasi Pemkab Nganjuk yang disegel Dit Tipidkor Bareskrim Polri.

Nganjuk, indonesiadetik.com – Heboh mengenai Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) mengagetkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Nganjuk.

Bupati dikabarkan terkena OTT pada Minggu (9/5/2021) malam.

Kasubag Humas dan Protokol Pemkab Nganjuk Asti Widyatini mengaku cukup terkejut mengetahui kabar tersebut.

“Jadi kami tidak tahu adanya OTT pada Bapak Bupati Nganjuk, bahkan kami dapat informasi OTT setelah membaca berita online,” kata dia, seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Lebih lanjut, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu kabarnya dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri (Dit Tipidkor Bareskrim Polri) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga:  Berbagai SKEMA untuk Menuntaskan daerah Blank Spot di Kabupaten Kaur

Mengenai kabar OTT dan disegelnya Ruang Sub Bidang Mutasi Pemkab Nganjuk itu, sejumlah pejabat di Kabupaten Nganjuk ramai-ramai bungkam. Seperti layaknya sedang sakit gigi.

Kompas.com sudah mencoba menghubungi Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Sekda Nganjuk M Yasin, dan Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Pratama.

Namun mereka tidak ada yang merespons.

Sebagai tindak lanjut atas OTT tersebut, pihak Dit Tipidkor Bareskrim Polri telah menyegel Ruang Sub Bidang Mutasi Pemkab Nganjuk.

Pantauan Kompas.com di lokasi, ada tiga ruang yang disegel Dit Tipidkor Bareskrim Polri. Tak hanya disegel, ketiga ruang tersebut juga dipasang garis polisi.

Belum diketahui mengapa Ruang Sub Bidang Mutasi Pemkab Nganjuk disegel aparat. Belum diketahui pula apa saja yang diamankan aparat dari ruang tersebut.

Baca Juga:  Kotak Amal mesjid Nurul Haq dibongkar Maling

Beberapa mobil datang

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dit Tipidkor Bareskrim Polri menyegal Ruang Sub Bidang Mutasi Pemkab Nganjuk, Minggu (9/5/2021).

Salah satu petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang berjaga di gerbang Pendopo Pemkab Nganjuk membenarkan ada beberapa orang yang datang menuju Ruang Sub Bidang Mutasi Pemkab Nganjuk.

“Kayaknya tiga tadi, keluarnya tiga mobil,” kata petugas Linmas yang tak mau disebutkan namanya itu, Senin (10/5/2021) dini hari.

“Sekitar jam 11-an (malam) keluarnya,” tuturnya.

KPK membenarkan adanya OTT yang dilakukan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

“Benar, KPK melakukan tangkap tangan di Nganjuk” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi Kompas.com pada Senin (10/5/2021).

Baca Juga:  Bangun Akses Jalan Seluma-Empat Lawang Menghabiskan Anggaran Rp 17 Miliar

Hanya saja KPK belum menyebutkan siapa saja yang diperiksa dalam kasus ini. (Edi)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.