judul gambar

Bukittinggi Tuan Rumah Bulan Bhakti Dasa Wisma dan BBGRM Tahun 2021 tingkat Provinsi Sumatera Barat

Bukittinggi, indonesiadetik.com – Walikota Bukittinggi Erman Safar memimpin rapat persiapan pencanangan Bulan Bhakti Dasa Wisma dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2021 tingkat Provinsi Sumatera Barat di rumah dinas walikota Belakang Balok, Selasa malam (02/3).
.
Rapat persiapan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Marfendi, Sekda, Asisten, Kepala SKPD terkait, Camat, Kabag Ops Polres Bukittinggi, Ketua TP PKK, Wakil Ketua TP.PKK, dan Ketua Pokja TP PKK.
.
Kepala Dinas P3A PPKB Tati Yasmarni mengatakan, sesuai hasil rapat dengan TP PKK Provinsi Sumatera Barat untuk Pencanangan Bulan Bhakti Dasa Wisma dan BBGRM tahun 2021 tingkat provinsi Sumatera Barat akan dilaksanakan di kota Bukittinggi pada tanggal 5 Maret 2021 dengan tema Melalui Bulan Bhakti Dasa Wisma dan BBGRM kita perkuat semangat gotong royng dalam mengefektifkan penerapan protocol kesehatan serta pemafaatan pekarangan dengan Hatinya PKK di Dasa Wisma.
.
“ditunjuknya Bukittinggi sebagai tuan rumah pencanangan Bulan Bhakti Dasa Wisma dan BBGRM tahun 2021 oleh TP PKK Prov.Sumbar karena Kota Bukittinggi merupakan juara pada tahun 2020 yang lalu. Pencanangan ini akan dihadiri langsung oleh Gubernur dan Ketua TP PKK Prov.Sumbar dengan peserta dari Kabupaten / Kota masing – masingnya berjumlah 8 orang yang terdiri dari unsur ketua, wakil ketua dan sekretaris TP PKK Kab/Kota, dari dinas terkait dan dari dasa wisma berprestasi tahun 2021,” ujarnya.
.
Sementara itu Walikota Erman Safar mengapresiasi dengan dilaksanakannya pencanangan bulan bhakti dasa wisma yang diintegrasikan dengan BBGRM tahun 2021 Tingkat Provinsi Sumbar dilaksanakan di Bukittinggi. Karena dengan kegiatan ini dapat dijadikan sebagai ajang promosi daerah dan berharap SKPD terkait mempersiapkan segala sesuatunya dengan serius.
.
“kegiatan ini dapat dijadikan ajang promosi daerah, untuk itu perlu dukungan seluruh SKPD terkait, protocol kesehatan betul – betul diterapkan dengan menjaga tri M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) hal ini mengingat jumlah peserta cukup banyak berasal dari berbagai daerah untuk itu perlu kenyamanan selama kegiatan berlangsung,” ungkapnya.(Defrijon)

Bagikan :
Baca Juga:  SATPOL PP DIUSIR SAAT BERTEDUH: KALIAN KEJAM, KAMI JUGA!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.