judul gambar

Bobby Nasution Ambil Sumpah dan Kukuhkan 197 ASN Pemko Medan

Walikota Medan
Bobby Nasution

Medan Sumut | IndonesiaDetik.Com – Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengambil sumpah dan janji 197 ASN Pemko Medan secara hibrid, Senin (16/8) di Ruang Rapat III, kantor Wali Kota Medan. Mereka yang diambil sumpah ini merupakan CPNS yang digunakan untuk mendanai 2019 yang ditempatkan di dinas pendidikan, dinas kesehatan, kecamatan, serta BKDPSDM Medan.

Pengambilan sumpah dan janji ini dilanjutkan dengan Penandatangan Berita Acara Pengambilan Sumpah Janji dan membaca Teks Pengukuhan ASN oleh Bobby Nasution.

Dalam acara yang dihadiri dihadiri Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman, Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, Kepala BKDPSDM Medan, Zain Noval secara luring itu, Bobby Nasution mengingatkan seluruh ASN yang diambil sumpah janjinya menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya , terutama dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat, sehingga kehadiran pemerintah dapat dirasakan.

Baca Juga:  Desa Geramat Mulai Bangunkan Dana Tahap Ke 2 Ketahan Pangan Untuk Rabat Beton

“Dalam menjalankan tugas, kita harus melepaskan ego pribadi dan sektoral. Semua harus saling berkolaborasi. Bukan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk kepentingan masyarakat Kota Medan. Tugas kita adalah melayani bukan dilayani,” kata Bobby Nasution.

Bobby Nasution mengingatkan para ASN agar benar-benar bekerja sesuai peraturan perundangan.

“Hari ini, keluarga kita bangga dapat melihat kita dengan pemilik yang dimiliki. Maka dari itu, jangan coreng dan kotori kebanggaan itu dengan hal yang tidak baik seperti melakukan pungli dan korupsi. Kebiasaan buruk itu harus dihilangkan,” seraya mengingatkan tiga hal dalam bekerja yakni kolaborasi, perangi pungli dan tidak korupsi.

Bobby Nasution juga berharap ASN berperan aktif mengajak orang di lingkungan terdekat mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Baca Juga:  Ketua TP-PKK Kab Asahan Sugiharti Surya Serahkan Bantuan Kepada Anak Yatim dan Orang Tua Jompo

“ASN harus mampu menjadi agen yang mengajak semua lapisan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Jika seluruh ASN dapat mengajak lingkungan terdekatnya patuh dan tidak abai prokes, Insya Allah Medan dapat keluar dari PPKM Tingkat IV” sebutnya.(Rahma)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.