judul gambar
judul gambar

Bisnis Rotan Kaur,Stock menumpuk Pembeli Sepi

Bengkulu,Kaur,indonesiadetik.com –  Pemasok bahan rotan mentah mengeluhkan karena stock banyak, sepih pembeli karena kala bersaing dengan daerah lain dan di duga ada permainan tengkulak, Sabtu 23/11/2019.

Salah satu usaha pemasok bahan baku rotan milik Amin warga Desa Sukamenanti Wayhawang Kecamatan Maje,Kaur,Bengkulu mengalami penurunan. Ini terlihat dari banyaknya rotan-rotan mulai dari yang masih basah sampai yang sudah dikeringkan masih menumpuk di lahan kebun kelapa miliknya yang dijadikan tempat penampungan.

Rotan-rotan ini berasal dari hutan-hutan lokal yang ada di Kabupaten Kaur inilah,seperti Muara Sahung,daerah Sambat bahkan sampai ke wilayah Tebing Rambutan Kecamatan Nasal“, tutur Marni seorang buruh serabutan yang ikut bekerja dilokasi penampungan rotan.

Baca Juga:  Pelatihan UMKM 4.0 Meranti Digipreneur

Setiap harinya ada kisaran 10 sampai 15  orang yang bekerja di tempat tersebut yakni untuk membersihkan rotan-rotan sebelum akhirnya direbus lalu dijemur dan dihargai Rp. 250 rupiah/ kg setiap rotan yang mereka bersihkan.

Sementara Arpen yang bekerja di bagian pengolahan/pengeringan mengatakan kalau saat ini untuk pendistribusian keluar daerah agak sulit. ” Ya rotan-rotan ini rencanannya akan dikirim ke daerah Cirebon namun untuk saat ini barang kita masih kalah dengan yang berasal dari Kalimantan,mereka (pemasok) bilang kalau rotan dari sana lebih bagus“. Jelas Arpen.

“Bahkan adanya tengkulak yang  “nakal” sering membuat janji pemesanan dengan harga tinggi tapi ternyata batal begitu saja membuat kita tambah susah dan resah“, pungkas Arpen.

Baca Juga:  Redmibook 15, Mengapa Begitu Diperbincangkan?

Tentunya dengan fenomena bisnis rotan yang tidak menentu seperti yang dialami pengusaha saat ini, peran serta pemerintah sangat dibutuhkan untuk distribusi pemasaran sehingga para pengusaha kecil ini  dapat terbantu.

Besar harapan para pemasok  rotan  seperti pak amin untuk diperhatikan pemerintah atau  instansi terkait agar pada kondisi seperti ini, penjualan rotannya tetap stabil. (dion)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *