Banyak Support Buat ANITA Terhadap Keputusan Pengadilan Agama Bintuhan

Saat Wawancara Dengan Anita dan Masyarakat

Bengkulu Kaur, indonesiadetik.com – Keputusan Pengadilan Agama Bintuhan yang memutuskan ANITA harus mengembalikan uang Rp. 5.000.000,- sebagai tuntutan pihak tergugat yang sebelumnya Rp.10.000.000,- sebagai uang mahar dalam perkawinan tahun 2018 yang lalu, yang banyak mendapatakan support dari berbagai kalangan Masyarakat Kabupaten Kaur Bengkulu, Kamis (30/7/2020).

Seperti Deva ” Dari hasil putusan pengadilan yang mengabulkan permintaan termohon untuk mengembalikan uang mahar dalam bahasa daerah(pengendak) dalam perkawina tahun 2018 yang lalu, artinya kami mempertanyakan dasar hukum pengembalian uang mahar tersebut apa‚Ķ?“ungkap Deva
Padahal Anita sudah serumah dengan mantan suaminya selama 6 bulan artinya ini keputusan yang sangat kontropersi di tengah masyarakat”,tutup Deva.
Sementara Anita sebagai penggugat “Terkait kejanggalan dalam pengembalian mahar ini yang harus saya berikan kepada mantan suami saya, menjadikan hal ini benar-benar jarang terjadi”
Saya sudah menyampaikan didepan hakim saat sidang, “Mohon juga kembalikan keperawanan saya yang sudah 6 bulan bersama mantan suami saya dulu, disini saya sangat benar – benar dirugikan .
Bila kerugian ini saya harus mengkalkulasikan dalam bentuk uang maka nilai kerugian ini belum sebanding dengan uang Rp.6 miliar
“, jelas Anita.
Kini saya akan memberikan kuasa untuk mendampingi saya, agar kerugian saya ini dapat dikabulakan oleh majelis hakim dalam tahapan yang akan datang senilai Rp. 6 miliar, pungkas Anita yang terlihat lebih tegar. (aty)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *