judul gambar
judul gambar

Antrian Mengular, Selimuti SPBU di Satu Hati Bangun Negeri

Belitung Timur – IndonesiaDetik.Com – Antrean panjang  kendaraan roda dua dan empat,  masih menyelimuti SPBU   di Negeri Satu Hati Bangun Negeri Kabupaten Belitung Timur, Diduga antrian ini terjadi karena  banyaknya kebutuhan disamping kebutuhan masyarakat maupun pelaku tambang timah  akan Bahan Bakar Minyak ( BBM )  Premium dan pertalite.

Pantauan dilapangan, pemilik kendaraan serta  pengecer lainnya antre berjam–jam di SPBU Mini 25.335.03  Selinsing Gantung  tersebut, ” Hal yang sama juga terjadi di SPBU Kecamatan Manggar pada   Rabu (22/9/2021), membuat para karyawan SPBU kewalahan untuk melayani masyarakat yang mengantri.

Agar situasi di SPBU tetap Kondusif, Pihak SPBU meminta bantuan pengamanan dari aparat untuk penertiban disetiap pengisian bahan bakar di SPBU ini baik Mobil dan Sepeda Motor agar Pengantri tidak saling mendahului.

Baca Juga:  BBPSDM Bersama Kominfo Labuhanbatu Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA)

Antrian yang terjadi sejak  sepekan terakhir ini, diduga karena tidak seimbangnya pasokan BBM dibanding kebutuhan mashyarakat, diduga BBM jenis  premium dan pertalite  yang dijual ke tambang timah oleh pengerit (penjual minyak eceran), ini terindikasi pada kios-kios pengecer tidak ada dijual BBM

Salah satu  karyawan SPBU mengatakan Mudah-mudahan  kelangkaan  bbm ini tidak lama dan kedepannya bisa normal kembali. Kita juga berharap agar kita bisa sama-sama tidak terbebani dengan kondisi seperti ini yang sangat melelahkan baik kami petugas spbu maupun masyarakat yang mengantri terlalu lama  

“karena kelangkaan bbm bukan dikarenakan buruknya kerja kami tapi untuk sementara pihak pertamina belum bisa penuhi kebutuhan bbm seperti yang kita harapkan,” sebutnya  

Baca Juga:  Kelompok Kemanusiaan Tilatang Kamang Berikan Bantuan Korban Kebakaran

Bupati Belitung Timur  Burhanudin usai Rakor bersama  Forkopimda dan perwakilan pihak SPBU se Beltim mengatakan bahwa pasokan BBM ke SPBU,  APMS, SPDN sebagaimana pasokan sudah sesuai, dan pihak Pertamina dan pengelola SPBU, APMS sudah menyampaikan bahwa pasokan BBM dan pendistribusian sudah mencukupi, ” ujar  Burhanudin. 

Menurutnya kelangkaan BBM dipengecer  tersebut,  ini yang menjadi pertanyaan kita bersama, untuk itu kita akan telusuri kemana bbm disalurkan oleh pengerit setelah dapat bbm dari SPBU.  

” Kita tahu pada saat pengantrian,  siapa saja yang ngantri,  yang kita lihat mobilnya’ ya itu-itu saja, hanya orangnya saja yang berbeda, selanjutnya dari hasil ngantri kemana BBM larinya,  apakah yang digunakan sendiri atau kemana,   yang melanggar kita tindak, ” tukasnya 

Baca Juga:  Dini Hari, Samapta Polda Bengkulu Patroli Beri Teguran

Bupati Beltim Burhanudin yang akrab disapa Aan menegaskan  bahwa untuk persoalan pengantrian di SPBU perlunya penertiban dalam hal ini ada pihak Polres dan yang lainnya untuk dilapangan, ” pungkas Aan (Karyadi) 

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *